Berita

Eggi Sudjana. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Eggi Sudjana: Tak Benar Saya Terima Rp100 Miliar

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 03:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana angkat suara soal informasi dirinya menerima duit Rp100 miliar usai bertemu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah pada Kamis 8 Januari 2026 lalu.

"Nggak mungkinlah (saya terima uang dari Jokowi). Rp100 miliar itu banyak. Rp1 miliar itu Rp1.000 juta," kata Eggi saat berbincang dengan aktivis Ruslan Buton melalui sambungan telepon seluler.

Eggi lantas mempertanyakan bagaimana cara dirinya membawa uang Rp100 miliar dari kediaman Jokowi.


"Bagaimana cara bawanya. Tasnya berapa banyak," kata Eggi yang dikutip dari Refly Harun Podcast berjudul "Info A1! Eggi Sudjana Diincar Luhut?! Geger Ruslan Bocorkan Percakapan dengan Sosok 'S'! yang dilihat redaksi, Kamis 29 Januari 2026.

Menurut Eggi, mustahil juga uang sebanyak itu ditransfer melalui rekeningnya.

"Bukti transfernya mana? Pasti terdeteksi PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan). Jangan terus katanya. Katanya siapa?" tegas Eggi.

Diketahui, Eggi Sudjana bareng Damai Hari Lubis tidak lagi berstatus tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo alias Jokowi setelah menerima surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

SP3 dari Polda Metro Jaya tersebut terbit sepekan setelah Eggi dan Damai Lubis sowan ke rumah Jokowi di Sumber, Solo.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Kasus Video CCTV Restoran, Nabilah O’Brien Siap Hadiri RDPU Komisi III DPR

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:16

Indeks Utama Wall Street Berguguran Saat Perang Diprediksi Berlangsung Lama

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:03

Ketegangan Timur Tengah Bayangi Pasar Saham, Ini Sektor yang Paling Terdampak

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:49

Bursa Eropa Terguncang: Harga Energi Melonjak, Saham Berguguran

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:38

Putin Diduga Bantu Iran Bidik Aset Militer AS di Timur Tengah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:21

Menkeu Berencana Tambah Penempatan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:03

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:32

Roy Suryo Cs Berpeluang Besar Lolos dari Jerat Hukum

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:19

Kalam Kiai Madura

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:13

Selengkapnya