Berita

Sudrajat pedagang es gabus dituduh jualannya tak layak konsumsi oleh Bhabinkamtibmas, Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Babinsa, Serda Heri Purnomo. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Warganet Teriak: Pecat Oknum Polisi-TNI Pemfitnah Penjual Es Gabus

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 01:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kata kunci 'Pecat' trending topic Indonesia peringkat pertama di Twitter atau X, pada Kamis dini hari, 29 Januari 2026.

Hal ini merupakan buntut kasus tuduhan yang diutarakan oknum aparat kepolisian dan TNI terhadap seorang pedagang es jadul alias es gabus, bernama Sudrajat.

Sebelumnya, Sudrajat dituduh oknum polisi dan TNI memakai bahan spons terhadap barang dagangannya.


Tuduhan itu kini berbuntut panjang usai pihak berwenang memastikan barang dagangan Sudrajat tidak berbahaya atau layak dikonsumsi.

"Polisi, TNI,  Lurah, RW, RT harus dipecat sebagai bentuk tanggung jawab mereka bukan cuma sekedar minta maaf urusan selesai! Pecat tuh dua anggota kalian @DivHumas_Polri @Puspen_TNI," tulis @AnKiiim.

"Pas bikin video hoax kok gak dialog dulu? Riset dulu? Malah mukul dulu? Kok sekarang baru dialog? Pecat dong. Penjarakan dong. Kriminal yang dipenjara. Sesederhana itu kok kayak susah banget. Serius nanya, dulu sekolah gak sih?" sambung @Benidictivity.

"Kita buat petisi agar TNI dan polisi yg melakukan ini segera di pecat secara tdk hormat.. Selain keluar dri koridor SOP, mereka juga melakukan tindakan diskriminatif trhdp korban yg sama sekali tdk melakukan tindakan kejahatan," kata @KOrbanNepOtisme.

Sebelumnya, Bhabinkamtibmas, Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Babinsa, Serda Heri Purnomo menemui Sudrajat pada sebuah musala, Bojonggede, Bogor.

Dalam pertemuan itu, Ikhwan dan Heri meminta maaf kepada Sudrajat usai menuduh es gabus memakai spons saat berada di Kemayoran, Jakarta, pada Sabtu 24 Januari 2026.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya