Berita

Nyoman Sungidana. (Foto: Dokumentasi KMHDI)

Politik

Pemuda dan Aktivis Mahasiswa Ingin Dilibatkan dalam Tim Reformasi Polri

RABU, 28 JANUARI 2026 | 19:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Perwakilan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Nyoman Sungidana menegaskan bahwa reformasi Polri merupakan kebutuhan mendesak.

Namun dalam prosesnya harus melibatkan pemuda, organisasi kepemudaan, serta aktivis mahasiswa secara aktif dan bermakna.

Menurut Nyoman, forum dialog antara pemuda, mahasiswa, sampai ke para pemangku kepentingan menjadi ruang penting untuk menyampaikan gagasan serta kritik konstruktif.


Dengan begitu, berbagai ide yang lahir dari diskursus mahasiswa dapat diteruskan sebagai bahan pertimbangan dalam perbaikan institusi kepolisian ke depan.

“Dalam penyusunan draft rekomendasi Tim Reformasi Polri harus melibatkan semua elemen masyarakat khususnya anak muda dan mahasiswa," kata Nyoman dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta pada Rabu, 28 Januari 2026.

Di sisi lain, soal isu posisi Polri dalam struktur ketatanegaraan, baik berada langsung di bawah Presiden maupun di bawah kementerian tertentu. Nyoman menegaskan yang paling utama adalah memastikan Polri tetap independen, mengingat orang yang mengisi jabatan kementrian merupakan hasil dari proses politik dan koalisi.

“Independensi Polri menjadi syarat utama dalam menegakkan supremasi hukum. Ini tantangan serius dalam agenda reformasi,” pungkas Nyoman.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya