Berita

Raja Juli Antoni di Gedung Merah Putih KPK Jakarta. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Politik

Raja Juli Pantas Masuk Daftar List Menteri yang Harus Diganti

RABU, 28 JANUARI 2026 | 19:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dianggap pantas untuk masuk ke dalam list yang harus di-reshuffle Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

Di samping indikator kerja yang tidak perform, pengamat Citra Institute, Efriza, melihat Raja Juli memiliki afiliasi politik yang kuat dengan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau disebut "Geng Solo".

"Memungkinkan reshuffle nanti menyingkirkan orang tidak kapabel, banyak polemik, bahkan dari barisan Geng Solo yakni Raja Juli," ujar Efriza kepada RMOL di Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026.


Magister ilmu politik lulusan Universitas Nasional (UNAS) itu mengamati, Raja Juli berada dalam pucuk pimpinan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang notabene punya sikap politik mendukung putra sulung Jokowi yang kini menjabat Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka menjadi calon presiden (capres) di 2029.

"Apalagi PSI sudah menunjukkan siap menjadikan Gibran sebagai capres dari PSI," tuturnya.

Oleh karena itu, Efriza meyakini reshuffle yang akan dilakukan Presiden Prabowo dalam waktu dekat ini akan memangkas pengaruh Jokowi di pemerintahannya.

"Ini artinya, sudah semestinya Presiden Prabowo benar-benar membersihkan barisan Geng Solo, orang-orang yang tidak kapabel," ucapnya.

"Juga barisan PSI yang malah menunjukkan haus kekuasaan untuk Pemilu 2029, bukannya bersama pemerintah dengan patuh menjalankan program Presiden Prabowo," demikian Efriza menambahkan.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya