Berita

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Nusantara

BMKG Tegaskan OMC Hasil Koordinasi Lintas Lembaga

RABU, 28 JANUARI 2026 | 16:18 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Operasi modifikasi cuaca (OMC) yang digencarkan di sejumlah wilayah rawan bencana dipastikan merupakan inisiatif pemerintah melalui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai regulator.

“Pemerintah menggunakan modifikasi cuaca sebagai instrumen kebijakan untuk menekan risiko bencana hidrometeorologis, terutama di wilayah dengan tekanan lingkungan tinggi,” kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani di Gedung DPR, Senayan, Rabu, 28 Januari 2026.
 
Lanjut dia, operasi ini dilakukan melalui koordinasi lintas lembaga, termasuk BNPB dan pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya mitigasi nasional.


"Ada diskusi yang sangat intensif dengan BNPB, pemerintah daerah, bahkan kami mendapat arahan langsung dari Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara," pungkas Faisal.

Ia juga menyinggung penanganan banjir dan longsor di Jawa Barat, termasuk kawasan Cisarua, yang dilakukan atas arahan pemerintah pusat. 

BMKG menilai penegasan peran ini penting agar publik memahami bahwa modifikasi cuaca bukan kebijakan teknis sepihak, melainkan langkah pemerintah dalam mengelola risiko cuaca ekstrem secara terkoordinasi dan berkelanjutan.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya