Berita

Indonesia Summit 2026 siap digelar, untuk perkuat pondasi ekonomi digital (Foto: Istimewa)

Bisnis

Indonesia Summit 2026: Perkuat Pondasi Ekonomi Digital Menuju 2030

RABU, 28 JANUARI 2026 | 13:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah transformasi perilaku belanja masyarakat menuju era discovery e-commerce, Tokopedia dan TikTok Shop kembali menyelenggarakan Indonesia Summit 2026. 

Ajang ini menjadi titik temu strategis bagi penjual, UMKM, dan jutaan affiliate creator untuk mengoptimalkan potensi ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan mencapai  600 miliar Dolar AS pada 2030, dengan kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 8 persen.

Stephanie Susilo, Executive Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, menegaskan pentingnya kolaborasi ini dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan. 


“Tahun 2025 menjadi tahun pertumbuhan dan konektivitas bagi kami, di mana Tokopedia dan TikTok Shop makin memperkuat perannya sebagai ekosistem yang menghubungkan jutaan penjual. Melalui koneksi yang makin erat ini, kami terus mendukung para pelaku usaha lokal di Indonesia agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya kepada media di Jakarta, dikutip Rabu 28 Januari 2026.

Fokus utama pertemuan ini adalah kesiapan operasional menyambut momentum Ramadan melalui peluncuran Ramadan Growth Playbook. 

Dengan dukungan puluhan juta kreator afiliasi, para pelaku usaha didorong untuk meningkatkan jangkauan pasar dan kepercayaan konsumen. Selain itu, inisiatif #LokalMendunia kini membuka gerbang ekspor bagi brand lokal ke pasar Asia Tenggara, mulai dari Malaysia hingga Filipina, guna memperkuat daya saing global.

Aspek keamanan pasar juga menjadi prioritas untuk menjamin keadilan berdagang. Sebagai bentuk transparansi. 

"Sepanjang Januari sampai dengan Juni 2025 Tokopedia dan TikTok Shop telah menyaring lebih dari 250.000 pengajuan akun penjual yang belum memenuhi standar kepatuhan. Serta melakukan peninjauan terhadap belasan juta produk sebelum ditayangkan, yang meningkat rata-rata 506,8 persen dibandingkan enam bulan sebelumnya," katanya. 

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas layanan, melindungi konsumen, dan memastikan praktik perdagangan yang adil di platform sehingga pengalaman #BelanjaAman dan #JualanNyaman dapat tercipta

Komitmen perlindungan ekonomi ini diperkuat melalui kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Sinergi ini terbukti efektif, di mana jumlah penjual di ekosistem 'Mall' melonjak empat kali lipat dengan pertumbuhan transaksi rata-rata lebih dari 15 kali lipat.

Hermansyah Siregar, S.H., M.H., Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Republik Indonesia, memberikan apresiasinya.

Menurutnya, penguatan perlindungan kekayaan intelektual merupakan fondasi bagi daya saing UMKM dan brand lokal. 

"Kami mengapresiasi langkah Tokopedia dan TikTok Shop yang secara konsisten mendorong praktik perdagangan digital yang bertanggung jawab agar para pelaku usaha bisa jualan nyaman dan konsumen dapat merasakan pengalaman belanja aman, salah satunya melalui Indonesia Summit 2026. Inisiatif seperti ini berperan penting dalam membangun ekosistem ekonomi digital Indonesia yang aman, adil, dan berkelanjutan," tutupnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya