Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

S&P 500 Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

RABU, 28 JANUARI 2026 | 08:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Amerika Serikat (AS) terpantau stabil dengan Indeks S&P 500 kembali mencetak rekor penutupan tertinggi, meski pasar dibayangi aksi jual tajam di sektor asuransi kesehatan.

Dikutip dari Reuters, Rabu 28 Januari 2206, pada penutupan perdagangan Selasa, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 408,99 poin atau 0,83 persen ke level 49.003,41. Sebaliknya, S&P 500 naik 28,37 poin atau 0,41 persen ke 6.978,60, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 215,74 poin atau 0,91 persen ke posisi 23.817,10.

Sementara itu, saham perusahaan asuransi kesehatan tertekan setelah pemerintahan Presiden Donald Trump mengusulkan perubahan tarif pembayaran Medicare. Usulan tersebut dinilai mengecewakan dan memperburuk proyeksi pendapatan sektor asuransi untuk 2026. Saham UnitedHealth anjlok hampir 20 persen, Humana turun 21 persen, sementara CVS Health merosot lebih dari 14 persen.


Di tengah tekanan sektor kesehatan, pasar mendapat dorongan kuat dari laporan keuangan General Motors. Produsen mobil tersebut melaporkan laba inti kuartal keempat yang lebih tinggi dari perkiraan, sehingga saham GM melesat 8,7 persen dan menjadi salah satu penopang utama sentimen positif investor.

Saham-saham teknologi juga melanjutkan penguatan, seiring antisipasi laporan keuangan emiten besar pekan ini. Microsoft, Amazon, Nvidia, Apple, dan Broadcom menjadi pendorong utama kenaikan Nasdaq. Indeks Nasdaq pun mencapai level tertinggi sejak akhir Oktober, sementara S&P 500 sempat menyentuh rekor tertinggi intraday dan mendekati level psikologis 7.000.

Dari sisi data ekonomi, kepercayaan konsumen AS secara mengejutkan turun ke level terendah sejak 2014 pada Januari. Namun, penurunan ini nyaris tidak menggoyahkan pasar saham. Investor lebih fokus pada laporan laba dan kebijakan ekonomi, termasuk pertemuan Federal Reserve yang akan mengumumkan keputusan suku bunga.

Di sektor teknologi, saham Corning melonjak 15,6 persen setelah mengumumkan kesepakatan senilai hingga 6 miliar Dolar AS dengan Meta untuk penyediaan kabel serat optik bagi pusat data kecerdasan buatan (AI). Kenaikan ini menjadikan Corning sebagai saham dengan performa terbaik di S&P 500 hari itu.

Sementara itu, saham Boeing berakhir turun 1,6 persen setelah sesi perdagangan yang bergejolak. Meski mencatat laba kuartal keempat berkat penjualan unit, Boeing melaporkan kerugian lebih besar dari perkiraan di dua divisi utamanya. Di sektor transportasi, saham maskapai dan logistik bergerak beragam akibat dampak cuaca ekstrem dan proyeksi kinerja ke depan.

Ke depan, perhatian investor tertuju pada laporan keuangan Meta, Microsoft, dan Tesla, yang akan menguji keberlanjutan reli saham berbasis AI.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya