Berita

Menteri Luar Negeri Sugiono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Politik

Partisipasi Indonesia di Board of Peace Tanpa Iuran Wajib

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 18:16 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Partisipasi Indonesia dalam Board of Peace tidak disertai kewajiban iuran.

Penjelasan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono usai rapat kerja di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.

Sugiono mengatakan, keikutsertaan Indonesia merupakan bagian dari langkah diplomasi aktif yang selama ini dijalankan pemerintah di berbagai forum internasional. 


Sebelumnya, muncul kabar di masyarakat bahwa negara calon anggota permanen Board of Peace harus membayar hingga 1 miliar Dolar AS atau setara sekitar Rp16 triliun.

Soal isu tersebut, Sugiono menegaskan tidak ada kewajiban pembayaran bagi negara yang diundang. 

"Presiden memutuskan untuk ikut partisipasi. Jadi ini bukan membership fee,” lanjut Sugiono.

Ia menjelaskan, negara-negara yang terlibat diajak berpartisipasi dalam konteks kontribusi, terutama untuk mendukung upaya rekonstruksi, dengan insentif berupa status keanggotaan lebih permanen jika berkontribusi penuh.

Sugiono kembali menekankan, skema tersebut bersifat opsional. 

"Semua negara yang diundang itu entitled untuk menjadi member sampai 3 tahun, itu bunyi charternya. Jadi kalau misalnya ikut berpartisipasi senilai USD 1 miliar, itu artinya dia permanent member." ujarnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya