Berita

Wakil Ketua DPR Saan Mustopa. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Pimpinan DPR Sebut Adies Kadir sebagai Profesor Hukum

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 16:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan DPR menegaskan penunjukan Adies Kadir sebagai calon Hakim Konstitusi telah melalui pertimbangan matang, terutama dari sisi integritas, profesionalisme, serta rekam jejak akademik dan pengalaman di bidang hukum.

Wakil Ketua DPR Saan Mustopa mengatakan, kekhawatiran publik terhadap calon Hakim Konstitusi usulan DPR merupakan hal yang wajar, mengingat adanya pengalaman buruk di Mahkamah Konstitusi pada masa lalu.

“Kalau kekhawatiran saya kira wajar, karena memang ada dua pengalaman ya sebelumnya. Tapi pengalaman dari dua kali kejadian kasus di MK, saya yakin ini akan menjadi proses pembelajaran. Dan kita akan ambil hikmahnya dari dua kejadian itu,” ujar Saan saat jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.


“Pak Adies profesor hukum, doktor hukum. Dan memang menjalani bidang akademiknya itu memang di (bidang) hukum, dan di DPR juga di Komisi III. Jadi pimpinan (DPR) dari mulai masuk sudah menjadi anggota Komisi III dan pimpinan Komisi III,” tambahnya.

Menurut Saan, DPR sudah mengambil pelajaran penting dari peristiwa di masa lalu seperti kasus korupsi Hakim MK Patrialis Akbar hingga Akil Mochtar agar calon yang ditetapkan saat ini mampu menjaga marwah Mahkamah Konstitusi.

“Kita akan ambil hikmahnya dari dua kejadian itu, sehingga yang kita tetapkan hari ini insyaallah akan menjaga kredibilitasnya, menjaga integritasnya, dan akan mengedepankan profesionalismenya sebagai Hakim Konstitusi,” tegas Legislator Nasdem ini.

Namun begitu, Saat meyakini bahwa sosok Adies Kadir akan menjalankan amanah secara bertanggung jawab dan tidak melenceng dari tugas pokok dan fungsi sebagai Hakim MK.

“Jadi kita yakin Pak Adies akan menjalankan amanah ini dengan penuh integritas, menjaga kredibilitas, dan juga sekali lagi profesional. Dan Pak Adies juga memiliki latar belakang dari bidang hukum,” ujarnya.

Dengan pengalaman legislasi, rekam jejak akademik, serta pemahaman mendalam di bidang hukum, Saan menilai Adies Kadir sangat layak untuk mengemban jabatan sebagai Hakim Konstitusi.

“Dari sisi pengalaman, track record akademik, saya yakin Pak Adies sangat memadai untuk menjadi Hakim Konstitusi,” pungkasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya