Berita

KBRI Beijing menyaksikan penandatanganan kerja sama (MoU) Imperial Pictures Indonesia dengan perusahaan Migu asal Tiongkok. (Foto: Dok. KBRI Beijing)

Dunia

Indonesia-Tiongkok Kerja Sama Perkuat Industri Kreatif Berbasis AI

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 14:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) semakin membuka peluang untuk memperkuat kerja sama industri kreatif serta koneksi budaya dan masyarakat Indonesia-Tiongkok.

Hal tersebut disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun dalam pertemuan bertajuk AI Chinese New Year bersama 100 audiens perwakilan Kementerian Kebudayaan Tiongkok dan perwakilan perusahaan radio dan televisi di Beijing, 26 Januari 2026.

“Pemanfaatan teknologi untuk promosi budaya dengan tepat akan dapat berdampak luas. Bukan hanya dapat memperkaya budaya itu sendiri, tapi juga memperkuat koneksi antarmasyarakat, lintas generasi dan lintas bangsa," ujar Dubes Djauhari.


Lebih jauh Dubes Djauhari menyampaikan bahwa simbol-simbol budaya dan hikayat telah banyak dituangkan dalam musik, animasi, film dan kreasi budaya kreatif lainnya di kedua negara.

Di Indonesia, kekayaan budaya menjadi sumber ide inovatif yang turut mendorong pesatnya industri kreatif di Indonesia, baik film, musik dan animasi.

“Di tahun 2030, kontribusi industri kreatif Indonesia terhadap PDB diperkirakan akan mencapai 8 persen dan dapat menyerap sekitar 30 juta tenaga kerja," jelasnya.

Di sisi lain, Tiongkok dikenal dengan kapasitasnya dalam pengembangan berbagai teknologi maju termasuk AI. Maka dari itu, Dubes Djauhari menilai kolaborasi kedua negara diyakini bisa meningkatkan potensi budaya dan industri kreatif dalam negeri.

Kolaborasi ini dituangkan dengan penandatanganan kerja sama (MoU) industri kreatif dan digital content antara Imperial Pictures Indonesia dengan perusahaan asal Tiongkok, Migu.

Dubes Djauhari menyampaikan harapan kolaborasi produktif serupa akan semakin meluas di masa mendatang.

“Karena ketika teknologi menghasilkan koneksi kolaborasi yang saling menguntungkan, di situ kita benar-benar merasakan manfaat teknologi," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya