Berita

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (kiri) (RMOL/Faisal Aristama)

Politik

DPR Klaim Sudah Ingatkan Pemerintah Soal Mitigasi Cuaca Ekstrem Sejak Dua Bulan Lalu

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 13:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyatakan telah melakukan langkah mitigasi bencana jauh sebelum terjadinya sejumlah bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda berbagai daerah dalam beberapa waktu terakhir.

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menjelaskan bahwa Tim Pengawas (Timwas) Bencana DPR RI telah melakukan koordinasi intensif sekitar dua bulan sebelum bencana terjadi, termasuk sebelum kejadian di wilayah Sumatera.

“Kita sama-sama saksikan, Tim Pengawas Bencana sudah dua bulan sebelumnya, sebelum kejadian di Sumatera, melakukan koordinasi,” ujar Cucun saat jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 27 Januari 2026. 


Menurut Cucun, koordinasi tersebut melibatkan anggota DPR lintas fraksi dan lintas komisi yang membidangi kebencanaan, serta mitra kerja pemerintah terkait. Dalam forum tersebut, DPR telah mengingatkan pemerintah untuk melakukan langkah mitigasi menghadapi potensi cuaca ekstrem pada akhir dan awal tahun.

“Kita undang lintas fraksi, lintas komisi yang berkaitan dengan kebencanaan, termasuk para mitra pemerintah. Kita sudah memperingatkan agar dilakukan mitigasi terhadap cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di akhir tahun dan awal tahun ini. Karena itu, fungsi pengawasan terus kami jalankan,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya memastikan informasi peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tersampaikan hingga ke daerah. Menurutnya, DPR terus mengawasi agar tidak terjadi kesenjangan informasi antara pusat dan daerah.

“Jangan sampai BMKG sudah menyampaikan prediksi, tetapi tidak tersampaikan ke bawah. Atau prediksi kejadian di satu wilayah justru terjadi di wilayah lain. Ini yang terus kami awasi,” kata Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Selain aspek mitigasi, DPR juga melakukan pengawasan terhadap penanganan tanggap darurat yang dipimpin oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Komisi terkait di DPR terus memantau perkembangan penanganan bencana di berbagai daerah, termasuk kejadian longsor di Kabupaten Bandung Barat yang merupakan daerah pemilihan Cucun.

“Kami menyampaikan keprihatinan. Itu juga daerah pemilihan saya. Kami terus melakukan koordinasi dan evaluasi dengan para pemangku kepentingan. Mengingat kondisi cuaca masih didominasi hujan, dilakukan operasi modifikasi cuaca agar proses pencarian berjalan lancar,” ujarnya.

Cucun menambahkan, hingga saat ini Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terus melakukan pencarian korban, termasuk proses identifikasi melalui Disaster Victim Identification (DVI).

“Basarnas sampai sekarang masih melakukan pembaruan setiap hari. Sudah ada puluhan kantong jenazah yang ditemukan dan diproses melalui DVI,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cucun juga meminta doa dari masyarakat agar cuaca membaik selama masa pencarian korban berlangsung.

“Mohon doanya semoga cuaca membaik selama masa pencarian, sehingga korban yang masih tertimbun dapat segera ditemukan,” ucapnya.

Lebih lanjut, DPR RI juga memastikan pemenuhan hak-hak masyarakat terdampak bencana, mulai dari relokasi warga, penyediaan hunian sementara (huntara), hunian tetap (huntap), hingga santunan bagi korban meninggal dunia.

“Termasuk hak santunan bagi korban meninggal dunia, DPR terus mengawasi setiap leading sector, terutama Kementerian Sosial,” pungkas Cucun.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Ini Alasan APKLI Minta Gubernur Pramono Tunda Pergub KTR

Selasa, 17 Februari 2026 | 00:05

Warga Serbu Jakarta Light Festival di Kawasan Kota Tua

Senin, 16 Februari 2026 | 23:54

DJP Perlu Kerja Ekstra Kejar Target Penerimaan Pajak 2026

Senin, 16 Februari 2026 | 23:40

Rocky Gerung Singgung Tukang Kayu jadi Tahanan hingga ‘Tut Wuri Malsuin Ijazah’

Senin, 16 Februari 2026 | 23:23

Harmoni Miniatur Indonesia jadi Kunci Produktivitas PTPN IV Palmco

Senin, 16 Februari 2026 | 22:50

Komisi IV Beri Perhatian Khusus pada Inflasi dan Penguatan UMKM

Senin, 16 Februari 2026 | 22:41

Perusahaan Swedia Tunjuk Putra Batak untuk Minta Keadilan

Senin, 16 Februari 2026 | 22:38

Kapasitas Jokowi Dinilai Gagal Memanggul Idealisme Rakyat

Senin, 16 Februari 2026 | 22:22

Pemprov-Perbakin DKI Berencana Bangun Lapangan Tembak Permanen

Senin, 16 Februari 2026 | 22:18

Pajak Pedagang Olshop Segera Berlaku, DJP Tunggu Restu Purbaya

Senin, 16 Februari 2026 | 21:52

Selengkapnya