Berita

Wakil Ketua DPR Saan Mustopa. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Politik

Bukan Masalah Posisi, DPR Pilih Fokus Kawal Profesionalisme Polri

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 13:40 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

DPR menegaskan akan mengawal Polri yang berada langsung di bawah Presiden agar tetap profesional dan tidak tumpang tindih dengan peran TNI.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR Saan Mustopa usai Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.

Menurut Saan, DPR akan memastikan arah reformasi kepolisian berjalan konsisten agar fungsi Polri tidak melebar dan beririsan dengan institusi pertahanan. 


"Kan sudah ada komite reformasi, sudah ditetapkan oleh kita terkait dengan soal reformasi di Polri. Nah kita nanti akan terus mengawasi agar Polri tetap profesional, dia menjadi penjaga juga keadilan dan bisa mengayomi seluruh masyarakat," kata Saan.

Sikap DPR ini sejalan dengan pandangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya menolak keras gagasan Polri berada di bawah kementerian.

"Institusi Polri menolak kalau sampai ada usulan Polri berada di bawah kementerian khusus," ujar Listyo dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, Senin, 26 Januari 2026.

Listyo menilai pertanggungjawaban langsung kepada Presiden merupakan bentuk kedudukan yang paling tepat bagi Polri.

Soal sikap itu, Saan menegaskan pengawasan DPR ke depan akan difokuskan pada implementasi reformasi Polri, profesionalisme aparat, serta pembagian peran yang tegas antara kepolisian dan militer.

"Agar stabilitas keamanan nasional tetap terjaga tanpa saling tumpang tindih kewenangan," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya