Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erna)

Bisnis

Wall Street Perkasa Menanti Pengumuman Suku Bunga The Fed

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 08:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah indeks utama Wall Street terpantau menguat menjelang dirilisnya laporan kinerja keuangan perusahaan-perusahaan besar serta pertemuan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), yang akan menentukan arah kebijakan suku bunga.

Dikutip dari Reuters, Selasa 27 Januari 2026, pada penutupan perdagangan Senin, Dow Jones Industrial Average naik 0,64 persen atau 313,69 poin ke level 49.412,40. Indeks S&P 500 menguat 0,50 persen atau 34,62 poin menjadi 6.950,23, sementara Nasdaq Composite naik 0,43 persen atau 100,11 poin ke posisi 23.601,36.

Saham perusahaan raksasa seperti Apple, Microsoft, Alphabet, Meta, dan Broadcom menjadi pendorong utama penguatan S&P 500. Investor menantikan laporan keuangan Apple, Meta, Microsoft, dan Tesla yang akan dirilis dalam waktu dekat, yang dinilai menjadi ujian penting bagi reli pasar yang selama ini ditopang antusiasme terhadap kecerdasan buatan (AI).


Di tingkat sektor, sektor layanan komunikasi mencatat kenaikan terbesar, sementara sektor barang konsumsi non-esensial justru melemah. Saham Tesla menjadi salah satu penekan indeks setelah ditutup turun 3 persen. Di sisi lain, sektor material menguat seiring lonjakan harga emas yang menembus level 5.000 Dolar AS per ons untuk pertama kalinya, mendorong saham perusahaan tambang seperti Newmont naik.

Perhatian investor juga tertuju pada pertemuan The Fed yang dimulai Selasa dan akan diakhiri dengan pengumuman kebijakan pada Rabu. Pasar memperkirakan peluang sekitar 97 persen bahwa suku bunga akan dipertahankan, meski investor tetap menunggu sinyal arah kebijakan ke depan di tengah isu independensi bank sentral.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya