Berita

Ilustrasi (Foto: Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube ABC News)

Dunia

Boneka Kuda Menangis Viral Jelang Perayaan Imlek

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 08:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Boneka bertema Tahun Baru Imlek di China mendadak viral bukan karena tampilannya yang ceria, melainkan karena ekspresi wajahnya yang terlihat sangat sedih. 

Boneka kuda berwarna merah ini awalnya dirancang untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2026 yang merupakan Tahun Kuda, namun kesalahan kecil di pabrik justru mengubahnya menjadi fenomena nasional.

Kesalahan tersebut terjadi ketika seorang pekerja tanpa sengaja menjahit mulut boneka secara terbalik. Akibatnya, ekspresi kuda yang seharusnya tersenyum berubah menjadi tampak murung dan seperti sedang “menangis”. Alih-alih ditarik dari pasaran, boneka ini justru mencuri perhatian publik setelah fotonya menyebar luas di media sosial.


Warganet kemudian menjulukinya sebagai “kuda menangis”. Banyak pembeli, terutama kalangan muda, merasa ekspresi sedih boneka itu sangat menggambarkan kondisi emosional mereka, khususnya tekanan hidup dan stres kerja sehari-hari. Boneka tersebut pun berubah dari kesalahan produksi menjadi simbol perasaan generasi pekerja modern.

Permintaan melonjak tajam, terutama di Yiwu, pusat perdagangan grosir terbesar di China. Toko-toko dilaporkan kewalahan memenuhi permintaan karena boneka tersebut terus terjual habis dan harus diisi ulang. Wajahnya yang muram, dengan mata seolah menghindari tatapan, justru dianggap menggemaskan dan “jujur”.

Zhang Huoqing, pemilik toko Happy Sister di Yiwu, mengakui bahwa boneka itu memang tidak dimaksudkan untuk terlihat sedih. 

“Seorang pekerja secara tidak sengaja menjahit mulutnya terbalik,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Selasa 27 Januari 2026.

Ia bahkan sempat menawarkan pengembalian dana kepada pembeli pertama sebelum boneka tersebut viral. Namun setelah gambar boneka menyebar luas, kesalahan itu berubah menjadi peluang bisnis. 

Zhang mengatakan banyak orang bercanda bahwa versi kuda sedih menggambarkan “penampilan saat bekerja”, sementara versi tersenyum adalah “penampilan setelah pulang kerja”. Candaan ini makin memperkuat daya tarik boneka tersebut di kalangan pekerja muda.

Alih-alih menghentikan penjualan, Zhang memutuskan untuk terus memproduksi dan menjualnya. “Kami akan terus menjualnya. Kuda yang menangis ini benar-benar sesuai dengan realitas pekerja modern," ujarnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Keterbukaan Informasi Bagian Penting Pelayanan Publik

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:03

Wajah Buruk AS Tak Bisa Lagi Dipoles sebagai Polisi Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:02

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Dibawa ke Jakarta Usai OTT Pagi Ini

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:55

Seret ke Pengadilan Pelaku Pengeboman Ratusan Anak Perempuan di Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:39

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Kena OTT KPK

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:36

Secara Ekonomi AS Babak Belur Gegara Serang Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:28

Iran Tak akan Negosiasi dengan AS-Israel Lewat Diplomasi

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:24

Fokus Merawat Stabilitas di Tengah Gejolak Harga Minyak Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:18

APBN di Tepi Jurang, Kinerja Purbaya Mulai Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 | 04:42

Selengkapnya