Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Purbaya Bakal Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 03:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal mendatangi sejumlah perusahaan baja asal China yang terindikasi mengemplang pajak dengan tidak memenuhi kewajiban pajak pertambahan nilai (PPN). 

Kunjungan lapangan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pekan ini.

“Harusnya minggu ini, nanti saya undang (wartawan) sehari dua hari deh,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Senin 26 Januari 2026.


Meski demikian, Purbaya belum mengungkap secara rinci identitas perusahaan-perusahaan baja asal China yang dimaksud. Ia hanya sempat menyebut sekitar 40 perusahaan China terdeteksi bermasalah.

“Yang dua besar akan kita sidak dalam waktu singkat. Itu dari China semua. Bukan campur-campur,” kata Purbaya Rabu 14 Januari 2026 lalu.

Purbaya mengaku heran puluhan perusahaan tersebut bisa beroperasi di Indonesia tanpa menunaikan kewajiban perpajakan dalam waktu yang cukup lama. Ia bahkan tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan oknum internal di lingkungan Kementerian Keuangan.

“Harusnya kan kalau perusahaan besar kan gampang melihatnya. Berarti orang saya ada yang terlibat, nanti kita lihat ya,” pungkas Purbaya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya