Berita

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dan ganja dengan modus paket online palsu. (Foto: Dokumentasi Diresnarkoba Polda Metro Jaya)

Presisi

Polisi Bongkar Pengiriman Ganja dan Sabu Pakai Paket Online Palsu

Dua Pelaku Dibekuk
SELASA, 27 JANUARI 2026 | 01:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Unit 4 Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dan ganja dengan modus paket online menggunakan resi palsu.

Polisi menangkap tersangka VA (34) dan TM (29) di dua lokasi berbeda di kawasan Tanah Tinggi, Tangerang pada Jumat 23 Januari 2026, sekitar pukul 01.10 WIB hingga 02.10 WIB.

Plt. Kanit 4 Subdit 2 AKP Budi Purwanto mengatakan, dari tangan dua pelaku, polisi menyita narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,16 gram serta ganja dengan berat bruto 2,3 kilogram.


“Dua pelaku ditangkap di wilayah Tanah Tinggi, Tangerang," kata Budi Purwanto dalam keterangan resmi pada Senin 26 Januari 2026.

Adapun peran VA sebagai pengedar di wilayah Kota Tangerang. Sementara TM berperan sebagai penjaga gudang sekaligus penyimpan barang haram VA.

“Mereka mengemas ganja ke dalam paket pengiriman online, namun seluruh stiker resi pengiriman yang ditempel merupakan resi palsu," kata Budi. 

Modus tersebut dilakukan untuk mengelabui petugas jika sewaktu-waktu dicurigai. 

"Seolah-olah pelaku sedang mengantar paket ekspedisi," kata Budi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya