Berita

Kolase dua tersangka pencemaran nama baik terkait isu ijazah Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.(Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Eggi Sudjana-Damai Lubis: Buruk Muka Cermin Dibelah

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 00:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

.Polda Metro Jaya menerima laporan yang dilayangkan dua mantan tersangka kasus dugaan tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjana terhadap pengacara Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin. Laporan itu dilayangkan pada Minggu 25 Januari 2025.

Khozinudin merespons santai laporan yang dilayankan bekas dua kliennya tersebut.

"Buruk muka cermin dibelah. Sampai saat ini, Eggi Sudjana tidak mau bertanggungjawab atas pengkhianatannya yang membuat Geng Solo makin mudah memainkan strategi pecah belah. Tapi dia tunjuk hidung pihak lainnya," kata Khozinudin melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa 27 Januari 2026.


Khozinudin menegaskan bahwa Eggi Sudjana adalah orang penting di balik kasus ijazah palsu Joko Widodo alias Jokowi. 

"Eggi Sudjana telah lama mempersoalkan ijazah palsu Jokowi, bukan hanya SD, SMP dan SMA, melainkan juga ijazah S-1 UGM Jokowi," kata Khozinudin.

Dengan demikian, lanjut Khozinudin, merupakan kebohongan apabila Eggi Sudjana berdalih hanya mempersoalkan ijazah SD, SMP dan SMA Jokowi. 

"Sejak awal, dia juga menyebut ijazah UGM Jokowi palsu. Cek saja di jejak digitalnya," kata Khozinudin.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya