Berita

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi (Foto: Dokumen Pribadi)

Politik

Komisi I DPR Sampaikan Keprihatinan atas Kabar Prajurit TNI Hilang dalam Longsor Bandung Barat

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 13:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Okta Kumala Dewi, menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Menanggapi beredarnya kabar hilangnya 23 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam peristiwa tersebut, Okta menyampaikan empati dan penghormatan mendalam kepada para prajurit serta keluarga yang terdampak.

“Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas bencana longsor di Cisarua. Ini adalah musibah yang menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi masyarakat terdampak, tetapi juga bagi keluarga besar TNI,” ujar Okta kepada wartawan di Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.


Okta berharap, apabila informasi mengenai tertimbunnya 23 prajurit TNI tersebut benar, seluruh korban dapat segera ditemukan.

“Sebagai mitra Komisi I DPR RI, saya sangat prihatin atas kabar hilangnya 23 prajurit TNI dalam peristiwa ini dan berharap seluruh prajurit yang dilaporkan hilang dapat segera ditemukan. Berdasarkan informasi sementara, baru dua prajurit yang ditemukan. Kami mendorong agar para korban mendapatkan perhatian penuh, baik dalam proses pencarian maupun pendampingan bagi keluarga,” katanya.

Lebih lanjut, legislator PAN tersebut menilai kondisi cuaca dan alam yang semakin ekstrem menuntut kewaspadaan serta mitigasi risiko yang lebih matang, terutama bagi prajurit TNI yang kerap diterjunkan dalam operasi kemanusiaan dan penanganan bencana.

“Dalam situasi cuaca dan kondisi alam yang ekstrem, aspek keselamatan personel TNI harus menjadi perhatian utama. Keberanian dan pengabdian prajurit tidak boleh dihadapkan pada risiko yang tidak terukur. Diperlukan perencanaan, peralatan, dan dukungan maksimal agar tugas kemanusiaan dapat berjalan dengan aman,” ungkapnya.

Okta juga mendorong penguatan koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait agar penanganan bencana serta perlindungan terhadap personel di lapangan dapat berjalan secara optimal.

“TNI adalah aset bangsa. Setiap prajurit yang bertugas membawa nama negara dan kehormatan institusi. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan mereka menjalankan tugas dalam kondisi yang aman dan terlindungi,” tegas Okta.

Sebelumnya, beredar kabar 23 prajurit TNI hilang saat longsor menerjang Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. TNI masih menelusuri kebenaran informasi tersebut.

Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan adanya anggota TNI di antara 23 orang yang dilaporkan hilang.

“Saya belum bisa mendapatkan informasi terkait apakah ada anggota kami di antara 23 personel tersebut. Nanti akan saya konfirmasi kembali,” ujar Mahmuddin saat ditemui, Sabtu, 24 Januari 2026.

Mahmuddin menambahkan, saat ini TNI fokus pada proses evakuasi warga terdampak bencana. Upaya pencarian sempat beberapa kali terhenti akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang sejak pagi.

“Kami akan terus melakukan pencarian meskipun kendala di lapangan masih cukup besar, terutama terkait cuaca. Terkait anggota kami yang belum diketahui keberadaannya, kami masih menunggu informasi lebih lanjut dan akan segera kami pastikan kembali,” jelasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya