Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Saham BAIK Masuk Suspensi, AIMS dan GRPM Kembali Melantai

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 09:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mulai perdagangan Senin 26 Januari 2026, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membekukan sementara aktivitas perdagangan saham PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) serta warannya (BAIK-W). 

Langkah ini diambil otoritas bursa menyusul lonjakan harga saham yang dinilai terlalu drastis secara akumulatif.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, mengatakan kebijakan ini bertujuan sebagai masa cooling down. Harapannya, para investor memiliki waktu ekstra untuk mengevaluasi strategi investasi mereka berdasarkan data fundamental dan keterbukaan informasi perusahaan sebelum kembali bertransaksi.


Suspensi BAIK berlaku mulai sesi I pagi ini, di pasar reguler dan pasar tunai. Sementara Waran BAIK-W penghentian berlaku di seluruh pasar.

Berbanding terbalik dengan BAIK, BEI justru memberikan lampu hijau bagi dua emiten lain untuk kembali diperdagangkan hari ini, yaitu untuk saham PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) dan  PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM), termasuk warannya,  GRPM-W.

Kedua saham tersebut kini sudah bisa ditransaksikan kembali oleh publik mulai sesi I perdagangan hari ini, baik di pasar reguler maupun pasar tunai.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya