Berita

Dede Sulaeman. (Foto: Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Olahraga

Dede Sulaeman Wafat, Rencana MSBI Datangi Kantor FIFA di Zurich Dijadwal Ulang

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 21:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kabar wafatnya mantan striker Timnas Indonesia Dede Sulaeman meninggalkan duka mendalam bagi insan sepak bola nasional. Almarhum dikenal sebagai sosok yang selalu memikirkan kemajuan sepak bola Indonesia.

"Secara pribadi dan atas nama masyarakat sepak bola Indonesia, saya menyampaikan duka cita yang mendalam. Kang Dede adalah sosok yang selalu memikirkan kemajuan sepak bola Indonesia,” ujar Ketua Umum Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI) Sarman El Hakim di kediamannya di bilangan Sawangan, Depok, malam ini, Minggu 25 Januari 2026.

Sarman mengungkap pertemuan terakhirnya dengan Dede terjadi saat menghadiri pemakaman mantan bek Timnas Oyong Liza di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Oyong Liza diketahui wafat pada 8 September 2025.


“Di momen itulah kami pertama kali membahas rencana bersama untuk mendatangi kantor FIFA pada Januari 2026 ini. Tujuannya menanyakan langsung persyaratan pendaftaran federasi sepak bola baru,” jelasnya.

Namun dengan wafatnya Dede Sulaeman, rencana keberangkatan ke markas FIFA di Zurich, Swiss, akan dijadwal ulang. Sarman melepas kepergian Dede dengan penuh rasa kehilangan. 

"Selamat jalan, Kang Dede," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, mantan pesepak bola legendaris Indonesia Dede Sulaeman meninggal dunia pada Minggu, 25 Januari 2026. Kabar duka beredar luas di kalangan insan sepak bola nasional melalui pesan singkat WhatsApp. Ucapan belasungkawa dan doa mengalir untuk almarhum.

"Turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya senior kita yang baik hati, Bang Dede Sulaeman. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, keikhlasan, dan kesabaran," demikian bunyi salah satu pesan yang diterima RMOL.

Dede Sulaeman merupakan salah satu pesepak bola terbaik Indonesia pada era 1970-an hingga 1980-an. Namanya dikenang luas setelah mencetak gol ke gawang Korea Selatan pada babak Pra-Piala Dunia 1986.

Lahir pada 8 Mei 1956, Dede dikenal sebagai striker andalan Tim Nasional Indonesia. Ia menjadi bagian dari skuad Garuda yang nyaris lolos ke Piala Dunia 1986 di Meksiko sebelum akhirnya dikalahkan Korea Selatan. Kelincahan dan ketajamannya di kotak penalti membuat Dede menjadi sosok yang disegani lawan.

Pada level kompetisi domestik, Dede tercatat sebagai top skor Galatama musim 1982-1983 dengan torehan 17 gol. Ia memutuskan pensiun di usia 30 tahun setelah memilih berkarier di Pertamina.

Sepanjang karier profesionalnya, Dede hanya membela dua klub yakni Persija Jakarta dan Indonesia Muda. Bersama Persija, ia sukses mempersembahkan gelar juara Piala Soeratin 1974 serta juara Perserikatan 1979. Setelah itu, Dede memperkuat Indonesia Muda, klub binaan Pertamina, hingga pensiun pada 1985.

Kepergian Dede Sulaeman meninggalkan duka mendalam sekaligus jejak prestasi yang tak terhapus dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Dalam pesan yang beredar disebutkan, Dede Sulaeman mengembuskan napas terakhir saat sedang bermain sepak bola di kawasan Bekasi. Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Komplek Pertamina Persahabatan, Jalan Nibung No. 5, Rawamangun, Jakarta Timur.

"Selamat jalan Dede Sulaeman. Ente, pemain bola tulen, sampai meninggal pun di lapangan bola. Tidurlah di rumah Tuhan," tulis Cocomeo Cacamarica, akun Facebook Yosep Erwin Yantoro.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya