Berita

Rismon Sianipar. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Rismon Sianipar: Gibran Sejarah Terburuk Perjalanan Bangsa Kita

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 02:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pakar digital forensik yang juga tersangka kasus tuduhan pencemaran nama baik Jokowi, Rismon Sianipar ngotot untuk memakzulkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di 2026.

Resolusi itu ia tulis dalam sebuah buku berjudul 'Gibran End Game, Wapres Tak Lulus SMA' dengan ketebalan mencapai 268 halaman.

“Saya buatkan Resolusi 2026, makzulkan Gibran, harus tahun ini bang. Kenapa harus tahun ini? Ini sejarah terburuk dalam perjalanan bangsa kita yang sangat besar, memiliki wapres yang tidak pernah punya ijazah SMA dari dalam dan luar negeri,” kata Rismon dalam podcast Madilog bersama Margi Syarif dikutip dari kanal YouTube Forum Keadilan TV, Minggu, 25 Januari 2026. 


Ia mengaku ogah dipersalahkan oleh generasi mendatang soal kondisi Indonesia yang memiliki wapres tanpa ijazah.

“Saya nggak membayangkan ya kalau kita nggak mengupas ini, bahwa nanti generasi ke depan, ada sejarawan yang akan menilai, loh kok bisa seperti ini, generasi saat itu kenapa tidak menuliskan menganalisa atau mengkaji pendidikan wapres Gibran. dan diketahui sejarah, sejarawan masa depan, kita malu,” jelasnya.

Maka dari itu, buku 'Gibran End Game, Wapres Tak Lulus SMA' ini merupakan persembahan yang bisa ia perbuat untuk bangsa dan negara. 

“Nah supaya kita tidak malu, ya saya tuliskan di bawah ada loh anak bangsa di zamannya menguliti, mengkaji riwayat Gibran yang memang tidak pernah punya ijazah SMA,” ungkapnya.

Rismon menyebut selama proses pencalonan sejak pemilihan Wali Kota Solo hingga wakil presiden, Gibran hanya menggunakan surat keterangan penyetaraan yang berbunyi aneh. 

“(Bunyinya) Dinilai memiliki pengetahuan setara SMK peminatan akuntansi dan keuangan. Saya tanya sama pengurus, mantan kepala PDIP di sana, ‘ada nggak ijazahnya dicantumkan? Nggak ada,” tandasnya.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya