Berita

Penandatangan MoU antara Yayasan Trisakti dengan CV. Nera Agro Mandiri. (Foto: Dokumentasi Yayasan Trisakti)

Nusantara

Yayasan Trisakti Teken MoU Garap 80 Hektare Lahan Jagung Hibrida

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 01:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Yayasan Trisakti melalui PT Cirata Wahana Pesona Sakti (CWPS) resmi menjalin kerja sama (MoU) strategis dengan CV. Nera Agro Mandiri dalam pengelolaan dan produksi jagung hibrida di lahan milik Trisakti seluas kurang lebih 80 hektare yang berlokasi di Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur. 

Kerja sama ini dilandasi oleh rekam jejak serta kapasitas CV. Nera Agro Mandiri yang dinilai mumpuni dalam pengelolaan pertanian modern dan berkelanjutan. 

“CV. Nera Agro Mandiri memiliki pengalaman dan kompetensi yang kuat. Kami melihat adanya kesamaan visi dalam pengelolaan lahan pertanian yang produktif, profesional, dan memberi manfaat luas,” ujar Pembina Yayasan Trisakti., Himawan dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 24 Januari 2026.


Sementara itu, Komisaris CV. Nera Agro Mandiri, Alfian Syukur, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Ia menekankan bahwa proses dialog yang intens menjadi fondasi utama tercapainya kesepahaman bersama.

“Kerja sama ini lahir dari komunikasi yang terbuka dan konstruktif. Kami memiliki spirit yang sama untuk mengelola lahan secara optimal, menghadirkan manfaat bagi kedua belah pihak, sekaligus memberdayakan petani di sekitar lokasi,” jelas Alfian. 

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan kontribusi nyata sektor swasta dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, antara lain Wakil Ketua Komite Tetap Manajemen Risiko & Mitigasi Krisis KADIN Indonesia sekaligus Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia Dr. Capt. Marcellus Jayawibawa; Direktur Utama PT CWPS  H. Abdul Karim; Direktur CV. Nera Agro Mandiri Susan Susanti; serta 

Melalui kerja sama ini, para pihak berharap pengelolaan lahan jagung hibrida di Cianjur dapat menjadi model kolaborasi pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani serta ketahanan pangan nasional.


Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya