Berita

Menteri Koperasi Ferry Juliantono. (Foto: Dok. Kemenkop)

Politik

Kopdes Merah Putih Solusi Lapangan Kerja Bagi Generasi Muda

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 20:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih bakal menjadi lembaga ekonomi strategis yang mampu mengoptimalkan peran generasi milenial, generasi Z, hingga generasi Alpha dalam pembangunan ekonomi desa. 

Program ini digadang-gadang sebagai solusi atas keterbatasan lapangan kerja yang dihadapi generasi muda saat ini.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, koperasi kini tidak lagi identik dengan aktivitas simpan pinjam semata. Koperasi telah berkembang menjadi badan usaha modern yang mampu menyerap tenaga kerja muda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.


“Sudah saatnya koperasi menjadi pilihan bagi milenial dan gen Z untuk berkarya dan mendapatkan pekerjaan,” ujar Ferry dalam keterangannya, Sabtu, 24 Januari 2026.

Ferry yang juga menjabat Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) menekankan, lonjakan jumlah generasi muda harus diantisipasi melalui penciptaan lapangan kerja alternatif. 

Berdasarkan data Kemenkop, jumlah generasi Z saat ini mencapai 11 juta orang dan diproyeksikan meningkat menjadi 25 juta dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

“Harapan Presiden jelas, Kopdes Merah Putih ini menjadi alternatif penciptaan lapangan kerja,” tegasnya.

Menurut Ferry, Kopdes Merah Putih sejalan dengan karakter generasi muda yang fleksibel, berjiwa kewirausahaan, serta berbasis komunitas. 

Ia mencontohkan, koperasi dapat menjadi solusi pembiayaan bagi konten kreator dan animator yang membutuhkan modal awal sebelum memperoleh kontrak produksi.

“Begitu mereka bikin koperasi, LPDB bisa membiayai. Setelah ada kontrak, bank penyalur KUR bisa join financing. Ini sangat membantu generasi muda,” ungkapnya.

Ferry menambahkan, dukungan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar Kopdes Merah Putih benar-benar berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi desa sekaligus solusi nyata penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda.

“Dengan perputaran ekonomi di desa yang lebih masif diharapkan secara agregat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional,” pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya