Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Dunia

Amerika Pertimbangkan Blokade Total Minyak ke Kuba

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 09:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat (AS) dikebarkan sedang mempertimbangkan blokade total impor minyak ke Kuba untuk menekan negara tersebut hingga ke titik terlemah.

Menurut laporan Politico yang dikutip Sabtu, 24 Januari 2026, rencana tersebut  didorong oleh sejumlah pejabat di pemerintahan Presiden Donald Trump yang dikenal kritis terhadap pemerintah Kuba, dan didukung oleh Menteri Luar Negeri Marco Rubio. 

Namun, menurut sumber anonim, Trump belum mengambil keputusan akhir terkait kebijakan ini.


Pekan lalu, Trump telah mengumumkan penghentian pengiriman minyak Venezuela ke Kuba. Seorang sumber menyebutkan bahwa jika blokade total diberlakukan, Kuba akan berada dalam kondisi “cekikan penuh” yang dimaksudkan untuk menjatuhkan rezim yang berkuasa.

Sejak 1960-an, Kuba memang telah berada di bawah embargo perdagangan AS. Namun, negara itu belum pernah menghadapi ancaman blokade angkatan laut AS sejak krisis rudal tahun 1962, ketika Presiden John F. Kennedy memberlakukan “karantina” laut selama 13 hari untuk mencegah pengiriman rudal Soviet ke Kuba.

Situasi ini memanas setelah Trump, menyusul penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro awal bulan ini, menyatakan bahwa Kuba bisa menjadi target berikutnya. Trump bahkan mendesak Havana untuk “membuat kesepakatan sebelum terlambat”, tanpa menjelaskan isi kesepakatan yang dimaksud.

Marco Rubio memperkuat pernyataan tersebut dengan mengatakan kepada NBC News, “Jika saya berada di Havana dan menjadi bagian dari pemerintahan, saya akan merasa khawatir.”

Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel menanggapi ancaman ini dengan tegas. Ia mengatakan bahwa Kuba adalah “negara yang bebas, merdeka, dan berdaulat”, serta menolak adanya campur tangan asing dalam urusan dalam negeri negaranya.

Sementara itu, Wall Street Journal melaporkan bahwa pemerintahan Trump tengah mempersiapkan upaya penggulingan rezim sebelum akhir tahun 2026. Pejabat AS disebut telah bertemu dengan kelompok pengasingan Kuba dan organisasi sipil di Miami serta Washington untuk mencari figur di dalam pemerintahan Havana yang bersedia “membuat kesepakatan”.

Laporan Politico menguatkan hal tersebut. Salah satu sumber bahkan menyebut bahwa kejatuhan pemerintahan Diaz-Canel adalah akan terjadi tahun 2026.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya