Berita

Sandiaga Uno. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Tiket Pertunjukan Ludes Bukan Jaminan Ekonomi Sehat

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 10:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ramainya pertunjukan konser atau stand up comedy yang tiketnya ludes terjual belakangan ini dinilai tidak bisa dijadikan satu-satunya indikator bahwa kondisi ekonomi nasional sedang baik-baik saja. 

Menurut mantan Menparekraf, Sandiaga Uno, penilaian semacam itu justru berisiko menutup mata terhadap realitas ketimpangan akses ekonomi yang masih dirasakan sebagian besar masyarakat.

“Kemarin sempat ramai pertunjukan stand up comedy yang tiketnya habis dan dianggap jadi tanda ekonomi kita baik-baik saja. Padahal tidak semua orang punya akses yang sama,” ujar Sandiaga lewat akun X miliknya dikutip di Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026.


Menurutnya, geliat konsumsi di sektor hiburan hanya mencerminkan kondisi kelompok tertentu, bukan gambaran menyeluruh perekonomian nasional. 

Eks Wakil Gubernur Jakarta pendamping Anies Baswedan itu menegaskan, ukuran utama ekonomi yang sehat seharusnya bertumpu pada luasnya kesempatan kerja dan berusaha yang dapat diakses masyarakat secara adil.

“Bagi kami para pengusaha, ekonomi yang sehat bukan cuma dilihat dari acara yang penuh, tapi dari banyaknya kesempatan yang terbuka,” tegasnya.

Sandiaga menilai tantangan utama pemerintah ke depan adalah memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya berputar di sektor konsumtif, tetapi benar-benar menciptakan efek berantai yang dirasakan pelaku usaha kecil, pekerja informal, dan masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Tugas kita bersama adalah menciptakan lebih banyak peluang kerja dan usaha, agar pertumbuhan ekonomi bisa merata dirasakan oleh masyarakat luas,” pungkasnya.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya