Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Efek Greenland Bikin Wall Street Hijau

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 07:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham di bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali menguat selama dua hari berturut-turut. 

Sentimen positif muncul setelah Presiden AS Donald Trump mencabut ancaman tarif terhadap sekutu Eropa, sementara data ekonomi terbaru menunjukkan ekonomi AS masih cukup tangguh.

Dikutip dari Reuters, Jumat 23 Januari 2026, pada penutupan perdagangan Kamis, Dow Jones Industrial Average naik 306,78 poin atau 0,63 persen ke level 49.384,01. Indeks S&P 500 menguat 37,73 poin atau 0,55 persen ke posisi 6.913,35, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 211,20 poin atau 0,91 persen ke level 23.436,02.


Penguatan ini terjadi sehari setelah indeks S&P 500 mencatat kenaikan harian terbesar dalam dua bulan terakhir. Kenaikan tersebut dipicu langkah Trump yang mundur dari rencana pengenaan tarif sebagai alat tekanan dalam isu Greenland, serta pernyataannya bahwa kerangka kesepakatan untuk mengakhiri sengketa wilayah dengan Denmark mulai terlihat.

Meski investor dengan cepat kembali masuk ke pasar saham setelah perubahan sikap Trump pada Rabu, kenaikan selama dua hari ini belum sepenuhnya menutup kerugian yang terjadi pada Selasa. Saat itu, ancaman tarif dari Trump sempat mengguncang pasar global dan menekan kinerja ketiga indeks utama Wall Street. 

Secara mingguan, indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite masih tercatat turun sekitar 0,4 persen, sementara Dow Jones Industrial Average cenderung bergerak datar.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya