Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

30 Ribu Karyawan Amazon Terancam PHK

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 07:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amazon berencana melakukan gelombang kedua pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan karyawan kantoran mulai pekan depan, sebagai bagian dari rencana perusahaan untuk memangkas sekitar 30.000 pekerja korporat.

Sebelumnya, pada Oktober lalu, Amazon telah memangkas sekitar 14.000 karyawan kantoran. Menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut, jumlah PHK pada gelombang terbaru ini diperkirakan kurang lebih sama dengan tahun lalu dan bisa dimulai paling cepat pada hari Selasa.

Dikutip dari Reuters, Jumat 23 Januari 2026, PHK kali ini diperkirakan akan berdampak pada sejumlah unit bisnis Amazon, termasuk Amazon Web Services (AWS), ritel, Prime Video, serta unit sumber daya manusia yang dikenal sebagai People Experience and Technology. Namun, sumber mengatakan cakupan pastinya masih belum jelas dan rencana tersebut masih dapat berubah.


Pada gelombang PHK Oktober lalu, Amazon sempat mengaitkan pengurangan tenaga kerja dengan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI). Dalam surat internalnya, perusahaan menyebut AI sebagai teknologi paling transformatif sejak kehadiran internet karena memungkinkan inovasi berjalan jauh lebih cepat.

Meski demikian, CEO Amazon Andy Jassy kemudian menjelaskan kepada para analis bahwa PHK tersebut sebenarnya tidak didorong oleh faktor keuangan maupun AI. "Persoalan utama terletak pada budaya perusahaan yang dinilai terlalu birokratis. Ia menyebut perusahaan akhirnya memiliki terlalu banyak karyawan dan terlalu banyak lapisan manajemen," ujarnya.

Jassy sebelumnya juga mengatakan bahwa jumlah karyawan korporat Amazon diperkirakan akan terus menyusut seiring meningkatnya efisiensi yang dihasilkan dari penggunaan AI. 

Secara keseluruhan, rencana pemangkasan 30.000 karyawan hanya mencakup sebagian kecil dari total 1,58 juta pekerja Amazon di seluruh dunia. Namun, jumlah tersebut setara dengan hampir 10 persen dari tenaga kerja korporat perusahaan. Sebagian besar karyawan Amazon bekerja di pusat pemenuhan pesanan dan gudang.

Jika terlaksana sepenuhnya, langkah ini akan menjadi PHK terbesar dalam sejarah Amazon selama tiga dekade. Sebagai perbandingan, perusahaan memangkas sekitar 27.000 karyawan pada 2022. Karyawan yang terdampak PHK pada Oktober lalu tetap menerima gaji selama 90 hari dan diberi kesempatan melamar posisi internal atau mencari pekerjaan lain. Masa tersebut akan berakhir pada Senin mendatang.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya