Berita

Pembina Yayasan Pendidikan OSO, Dr Oesman Sapta saat wisuda ke-II Universitas OSO di Kalimantan Barat, Kamis, 22 Januari 2026. (Foto: Dok. Universitas OSO)

Politik

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 21:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Universitas OSO atau UNOSO menggelar wisuda ke-II di Pontianak Convention Center (PCC), Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis, 22 Januari 2026. 

Dalam kegiatan wisuda tersebut, hadir Pembina Yayasan Pendidikan OSO, Dr Oesman Sapta bersama Rektor UNOSO, Yarlina Yacoub; mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD; akademisi Rocky Gerung; serta Gubernur Kalbar, Ria Norsan; Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan.

Dalam sambutannya, Oesman Sapta berharap para wisudawan dan mahasiswa menjadi orang bermanfaat bagi bangsa dan negara, khususnya masyarakat daerah. Ia menitip pesan agar mahasiswa berpihak pada kebenaran.


"Kepada para lulusan UNOSO teruslah bermanfaat untuk sesama, untuk daerah maju," ujar Oesman Sapta.

Mantan Wakil Ketua MPR RI ini menekankan bahwa menimba ilmu melalui pendidikan dan buku memang sangat penting. Namun pengalaman di masyarakat juga tidak kalah penting untuk meningkatkan kualitas dan mencapai keberhasilan.

"Pendidikan sangat penting, tapi mahasiswa juga harus menempa diri dengan pengalaman. Anda tidak hanya harus baca buku untuk lulus, tapi harus mencari pengalaman yang bisa menambah ilmu," tutur Oesman Sapta.

Soal UNOSO, Oesman Sapta mengaku tujuan awal membangun universitas tidak mengejar jumlah, melainkan untuk mencetak kualitas sumber daya manusia yang mumpuni. Oleh karenanya, Kampus UNOSO terbilang tidak besar.

"Saya mau 50 sampai 100 orang saja, tapi berkualitas. UNOSO harus membangun kualitas yang berasal dari Kalbar," tegas Oesman Sapta.

Sementara itu, Mahfud MD dalam orasinya mengucapkan selamat kepada UNOSO yang sudah melakukan dua kali wisuda resmi dalam waktu 6 tahun belakangan. 

"Sangat produktif menyediakan kaum terdidik dengan idealisme yang siap membangun bangsa. Selamat UNOSO telah mengantar Indonesia ke depan yang lebih baik," ucap Mahfud MD.

Mahfud MD mengibaratkan ada dua laboratorium bagi mahasiswa. Di dunia kampus bisa disebut sebagai laboratorium akademis. Setelah lulus atau wisuda, mahasiswa akan dihadapkan dengan laboratorium kehidupan. 

Mahfud MD mengingatkan, kegagalan di laboratorium akademis bisa diperbaiki, namun kegagalan dalam laboratorium masyarakat tidak bisa diperbaiki.

"Banyak orang hebat secara akademik tapi gagal di laboratorium kehidupan. Bukan hanya tidak berperan dalam masyarakat, bahkan kadang merusak kehidupan di dalam masyarakat," tutur Mahfud MD.

Karenanya, Mahfud MD menekankan agar para wisadawan harus mampu membangun integritas diri agar sukses dalam laboratorium kehidupan. Bukan sekadar mengandalkan ijazah.

"Kata Pak Rocky, ijazah tanda kuliah di kampus, belum tentu tanda orang berpikir. Integritas itu kejujuran, bertemunya intelektualitas dengan moralitas. Bertemunya otak dan watak," terangnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya