Berita

Situasi los daging kosong di Pasar Kebayoran Lama, Kamis, 22 Januari 2026. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Dimulai, Pasar Kebayoran Lama Sepi

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 13:09 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Los-los pedagang daging sapi di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terlihat kosong pada Kamis 22 Januari 2026. Kondisi ini menandai hari pertama aksi mogok jualan pedagang daging sapi se-Jabodetabek.

Aksi ini dipicu belum terealisasinya janji pemerintah untuk menjaga stabilitas harga daging sapi, yang kini melonjak hingga memberatkan pedagang maupun konsumen.

Sebelumnya, pada 5 Januari 2026, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta, Wahyu Purnama, telah membahas komitmen stabilisasi harga bersama Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH). Namun, menurutnya, janji tersebut belum terasa dampaknya di lapangan.


Rencana mogok ini pun telah disampaikan kepada sejumlah pihak, mulai dari Kementerian Perdagangan, Badan Pangan Nasional, Komisi IV DPR RI, hingga Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga rata-rata daging sapi murni di tingkat konsumen pada Kamis (22/1/2026) mencapai Rp140.500 per kilogram.

Salah satu pedagang, Ramdani, mengaku terpaksa ikut mogok karena risiko kerugian semakin besar jika tetap berjualan.

“Ke konsumen sudah Rp140 ribu harganya. Hari ini tidak berjualan, karena kalau lanjut berjualan risikonya berat, bisa nombok,” ujar Ramdani kepada RMOL.

Ia menambahkan, harga tinggi ini tentu memberatkan konsumen, apalagi bagi yang membeli daging untuk dijual kembali, bukan untuk konsumsi pribadi. Ramdani juga mengkhawatirkan kondisi penjualan menjelang Ramadan jika harga daging tidak segera turun.

“Sebelum puasa saja sudah begini. Ke depannya mungkin akan lebih-lebih,” imbuhnya.

Ramdani berharap, aksi mogok ini bisa menjadi perhatian pemerintah untuk merumuskan solusi berkelanjutan yang adil bagi seluruh rantai pasok, mulai dari peternak, feedloter, bandar, rumah potong hewan (RPH), pengecer, hingga konsumen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya