Berita

Kapal bersandar di Pelabuhan Kartini, Jepara akibat cuaca buruk (Foto: Tangkapan Layar)

Nusantara

Penyeberangan Jepara-Karimunjawa Dihentikan Total

Imbas Cuaca Buruk
KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 12:55 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penyeberangan Jepara-Karimunjawa kembali lumpuh setelah gelombang laut meninggi dan angin kencang menerjang perairan utara Jawa. 

Demi keselamatan penumpang, otoritas pelabuhan menghentikan seluruh aktivitas pelayaran hingga cuaca dinyatakan aman.

Sebelumnya, layanan penyeberangan sempat dibuka pada Senin 18 Januari 2026. Kapal Siginjai dan Express Bahari diberangkatkan dari Pelabuhan Kartini, Jepara, setelah dinilai aman berdasarkan evaluasi cuaca awal. 


Namun, situasi di tengah laut berubah drastis dengan gelombang tinggi dan angin kencang yang meningkatkan risiko pelayaran.

Petugas Kesyahbandaran Kantor UPP Kelas II Jepara, Dedi Agus Triyanto mengatakan, penghentian dilakukan berdasarkan peringatan dini BMKG Maritim Semarang. 

BMKG memprediksi gelombang tinggi terjadi mulai Rabu pagi hingga Kamis pagi di Perairan Jepara dan Kepulauan Karimunjawa. 

“Tinggi gelombang diperkirakan 1,25 hingga 2,5 meter dengan kecepatan angin cukup kencang,” kata Dedi dikutip dari RMOLJateng, Kamis 22 Januari 2026.

Menurut Dedi, gelombang setinggi 1,25 meter dengan angin di atas 15 knot sudah berbahaya bagi perahu nelayan. Risiko semakin besar bagi kapal tongkang maupun kapal berfreeboard rendah saat gelombang melampaui 1,5 meter.

Kondisi di lapangan bahkan dilaporkan lebih ekstrem. Data Stasiun Radio Pantai (SROP) Jepara mencatat tinggi gelombang di tengah laut mencapai sekitar 4 meter, disertai angin lebih dari 27 knot. 

“Dengan kondisi seperti itu, semua jenis kapal berisiko, termasuk kapal cepat dan kapal besar,” kata Dedi.

Pihak pelabuhan mengimbau seluruh operator dan nakhoda kapal menunda pelayaran hingga cuaca kembali membaik. Penghentian ini berdampak pada aktivitas wisata dan logistik, sehingga sejumlah penumpang harus menunda perjalanan.

Otoritas pelabuhan memastikan pemantauan cuaca terus dilakukan secara intensif bersama BMKG dan SROP. Informasi perkembangan cuaca akan disampaikan secara berkala, sementara penyeberangan Jepara-Karimunjawa masih menunggu kondisi laut benar-benar aman.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya