Berita

Ahmad Husein dan Bupati Pati Sudewo. (Foto: Istimewa)

Hukum

KPK Buka Peluang Periksa Ahmad Husein di Kasus Bupati Sudewo

RABU, 21 JANUARI 2026 | 21:07 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mendalami pihak-pihak terkait yang bersinggungan dalam kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Pati, Sudewo.

Salah satu yang ditarget adalah dugaan keterlibatan inisiator demo besar-besaran di Kabupaten Pati pada pertengahan 2025, Ahmad Husein alias Husein Pati. 

"Koordinatornya (Husein) kita bisa lihat bersama di video-video yang menyebar. Nah itu juga akan kami dalami," kata Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu dikutip Rabu, 21 Januari 2026.


Ahmad Husein adalah mantan koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang sukses menggerakkan warga Pati untuk demo melengserkan Sudewo akibat kebijakan kenaikan pajak PBB pertengahan tahun 2025.

Namun di tengah dinamika dan gelombang penolakan warga Pati terhadap Bupati Sudewo, Ahmad Husein berbalik dengan memilih jalur damai dan mendukung Sudewo. Publik bahkan meluapkan amarahnya kepada Ahmad Husein karena bertindak flexing usai berdamai dengan Sudewo.

Dalam kasus ini, Sudewo telah ditetapkan tersangka bersama Kades Karangrowo Kecamatan, Abdul Suyono; Kades Arumanis, Sumarniono; dan Kades Sukorukun, Karjan pada Selasa, 20 Januari 2025.

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah mereka terjaring OTT dan mengamankan barang bukti uang tunai Rp2,6 miliar yang disimpan di dalam karung.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya