Berita

Rapat Kerja bersama Menteri Haji dan Umrah serta Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala Badan Pelaksana dan Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Komisi VIII DPR. (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

Menhaj Pamer Seragam Petugas Haji RI 2026 di Komisi VIII DPR

RABU, 21 JANUARI 2026 | 12:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan alias Gus Irfan memperkenalkan salah satu seragam resmi petugas haji Republik Indonesia yang akan dikenakan saat bertugas di Makkah dan Madinah pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Perkenalan seragam petugas haji tersebut disampaikan Gus Irfan dalam Rapat Kerja bersama Menteri Haji dan Umrah serta Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala Badan Pelaksana dan Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), yang membahas agenda persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M serta sejumlah isu aktual.

“Perkenankan kami memperkenalkan salah satu seragam petugas haji RI yang akan dikenakan nanti ketika bertugas di Makkah dan Madinah, yang hari ini kami pakai,” ujar Gus Irfan di Ruang Rapat Komisi VIII DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu 21 Januari 2026.


Ia menjelaskan, seragam tersebut sebetulnya telah mulai disosialisasikan sejak dua minggu lalu oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahniel Anzar Simanjuntak. Saat itu, Dahniel mengenakan seragam tersebut ketika menggunakan kendaraan dinas dan beraktivitas dengan transportasi publik KRL.

“Sebetulnya sudah sejak dua minggu lalu disosialisasikan oleh Pak Wamen yang beliau kenakan ketika beliau menggunakan kendaraan dinasnya di KRL itu,” selorohnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Irfan juga meminta para pejabat Kementerian Haji dan Umrah untuk berdiri sejenak agar seragam berupa rompi berwarna cokelat muda lengkap dengan logo Kemenhaj yang dikenakan dapat didokumentasikan oleh para wartawan.

“Saya mohon para pejabat Kemenhaj berdiri sebentar biar difoto oleh teman-teman wartawan,” tutup Gus Irfan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya