Berita

Mgr Paskalis Bruno Syukur, O.F.M.. (Foto: Dokumentasi Keuskupan Bogor)

Nusantara

Uskup Bogor Mgr Paskalis Bruno Mengundurkan Diri

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 12:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Takhta Suci Vatikan secara resmi menerima pengunduran diri Mgr Paskalis Bruno Syukur, O.F.M., dari jabatannya sebagai Uskup Keuskupan Bogor. 

Menyusul keputusan tersebut, Vatikan menunjuk Mgr Christophorus Tri Harsono sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Bogor untuk menjamin keberlanjutan pelayanan pastoral dan administratif.

Pengumuman ini disampaikan melalui keterangan resmi yang dimuat di situs Keuskupan Bogor, keuskupanbogor.org. Penunjukan Administrator Apostolik dilakukan hingga Takhta Suci menetapkan uskup definitif yang baru.


Monsinyur Paskalis menyampaikan bahwa dirinya teringat kata-kata Rasul Paulus dalam 2 Timotius 4:7 dalam perpisahan dengan para romo.

"Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman," kata Monsinyur Paskalis, dikutip Selasa 20 Januari 2026.

Menurut Monsinyur Paskalis, dibalik setiap keputusan administratif, dirinya mengimani ada tangan Tuhan yang sedang merajut rencana.

"Saya menerima ini dengan sukacita batin, karena ketaatan kepada Takhta Suci adalah janji yang Ia pegang teguh," kata Monsinyur Paskalis.

Kemudian, Mgr Christophorus Tri Harsono yang hadir dalam kesempatan tersebut berjanji bila dirinya akan menjalankan tugas kepemimpinan pastoral dan administratif Keuskupan Bogor untuk sementara waktu, hingga Takhta Suci mengangkat Uskup definitif yang baru. 

Penunjukan ini bertujuan menjamin kesinambungan pelayanan gerejawi serta pendampingan pastoral bagi umat di seluruh wilayah Keuskupan Bogor.

Kini, seluruh umat diajak bersatu dalam doa demi kepemimpinan dan masa depan Gereja di Keuskupan Bogor yang semakin kuat dan berbuah.

Monsinyur Paskalis diangkat menjadi Uskup Keuskupan Bogor pada 21 November 2013. Seiring berjalannya waktu, pada akhir 2024 lalu, ia memilih untuk tidak diangkat menjadi Kardinal demi pendalaman spiritual.

Kardinal dalam suatu negara sendiri berpotensi menjadi Paus (Pemimpim umat Katolik dunia) melalui Konklaf.

Kala itu Mgr Paskalis memilih untuk terus bertumbuh dalam kehidupan religius sebagai seorang biarawan Fransiskan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya