Berita

Menteri Keuangaan Purbaya Yudhi Sadewa (Tengah) dan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono (kanan) . (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 11:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung Thomas Djiwandono yang diusulkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). 

Menurut Purbaya, Thomas yang juga merupakan Wakil Menteri Keuangan itu memiliki pengalaman untuk menduduki jabatan tersebut. 

“Pak Thomas punya pengalaman lebih luas lagi. Sudah di fiskal sekarang, kalau masuk ke moneter kan bagus. Saya mendukung,” kata Purbaya di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin 19 Januari 2026.


Dalam beberapa bulan terakhir, Thomas diketahui kerap ditugaskan Purbaya untuk mengikuti Rapat Dewan Gubernur BI. Penugasan tersebut dinilai membuat Thomas cukup memahami mekanisme kerja serta arah kebijakan bank sentral.

Purbaya juga memberi sinyal adanya tukar jabatan Kemenkeu dan BI. Ia mengatakan bahwa kekosongan jabatan Wamenkeu nantinya akan diisi oleh Juda Agung, yang baru saja mengundurkan diri dari Deputi Gubernur BI.

“Kelihatannya begitu, saya dengar juga begitu,” ujar Purbaya.

Purbaya mengaku akan segera bertemu dengan Juda Agung dalam waktu dekat. 

“Mungkin besok kali. Saya mau lihat niatnya dia apa sih,” ucapnya.

Purbaya menegaskan bahwa rotasi silang antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia merupakan hal yang wajar dan seimbang.

“Pertukaran yang saya pikir seimbang. Nggak ada yang aneh,” tegasnya.

Meski demikian, Purbaya menilai pergantian tersebut tidak akan memengaruhi independensi Bank Indonesia. Ia menegaskan, selama tidak ada intervensi langsung dari pemerintah dalam pengambilan keputusan, BI tetap independen.

“Kalau independensi nggak ada hubungannya. Kecuali nanti pada waktu ambil keputusan ada intervensi langsung dari pemerintah. Selama ini kan nggak ada, jadi BI independen,” tandasnya.

Saat ini, Thomas dan dua calon lainnya, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono, dan Asisten Gubernur BI Solikin M Juhro dijadwalkan mengikuti uji kompetensi atau fit and proper test.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya