Berita

Anggota Komisi XIII, Yasonna Laoly. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

SENIN, 19 JANUARI 2026 | 15:40 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pembatasan kuota Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dinilai berpotensi merugikan pengembangan sumber daya manusia yang seharusnya mendapat kesempatan optimal.

Demikian dikatakan Anggota Komisi XIII DPR Yasonna H. Laoly di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin 19 Januari 2026.

"Jangan kita menjadi tidak fair kepada anak-anak Indonesia. Tirulah India, China," kata Yasonna.


Ia juga mempertanyakan alasan pembatasan LPDP tersebut, mengingat negara secara aktif mengirim pelajar ke luar negeri dengan dana publik. 

"Apalagi anak-anak Indonesia yang sudah belajar dan lahir di sana. Kasih kesempatan seluas-seluasnya kepada mereka," kata Yasonna.

Yasonna menilai, kesempatan melanjutkan studi dan bekerja di luar negeri justru menjadi nilai tambah bagi kapasitas dan pengalaman diaspora sebelum kembali berkontribusi bagi Indonesia.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya