Berita

Denny JA di kota tua Zurich, Swiss (YouTube Orasi Denny JA)

Dunia

Denny JA Ungkap Akar Etika Kerja dan Kejujuran Swiss dari Reformasi Zurich

MINGGU, 18 JANUARI 2026 | 18:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengungkap akar lahirnya etika kerja dan budaya kejujuran masyarakat Swiss melalui refleksi sejarah Reformasi Zurich yang berlangsung sekitar 500 tahun lalu.

Dalam sebuah video saat kunjungannya ke kawasan kota tua Zurich, Denny JA menyoroti bangunan Gereja Grossmünster yang telah berdiri kokoh sejak abad ke-12.

Gereja tersebut menjadi saksi penting perjalanan sejarah, ketika pada tahun 1525 seorang pendeta bernama Huldrych Zwingli menyampaikan khotbah mengenai penafsiran ajaran agama di tempat itu.


Zwingli, lanjutnya, tidak menolak iman, melainkan menolak praktik keagamaan yang berhenti sebatas ritual semata.

“Ia mengajukan satu pertanyaan sederhana namun berbahaya. Buat apa masyarakat rajin beribadah tapi korup dalam perdagangan. Buat apa taat di gereja tapi lalai dalam keadilan sosial,” ujarnya dalam unggahan video di kanal YouTube Orasi Denny JA, yang dilihat redaksi pada Minggu, 18 Januari 2026.

Dikatakan Denny JA, dari tafsir ulang itulah, pusat keagamaan bergeser dari altar gereja ke meja kerja di perkantoran, ke pasar, dan ke rumah.

"Ibadah bukan lagi soal apa yang dilakukan satu jam di gereja, melainkan bagaimana seseorang hidup 23 jam sisanya justru di luar gereja," paparnya. 

Denny JA menjelaskan bahwa Reformasi Zurich melahirkan pemahaman baru tentang keberagamaan yang rasional dan etis. Pandangan tersebut membuat Zurich tidak memuliakan ritual keagamaan yang kaku dan militan. 

Sebaliknya, kota itu menjunjung tinggi nilai ketekunan dan kejujuran sebagai wujud penghormatan kepada Tuhan. 

"Itulah sebabnya Zurich tidak memuliakan ritus yang militan, ia memuliakan ketekunan dan kejujuran," kata dia.

Dari prinsip tersebut, lanjutnya, tumbuh budaya kejujuran yang kuat di Swiss, di mana janji ditepati, kontrak dihormati, dan kata-kata memiliki bobot moral untuk dijalankan.

Denny JA menekankan bahwa kejujuran di Swiss bukan sekadar slogan moral, melainkan telah menjelma menjadi sistem sosial. 

“Sistem itu bekerja karena agama tidak membiarkan orang bersembunyi di balik simbol,” tuturnya.

Ia kemudian menguraikan dampak sosial dari pembaruan agama tersebut. Ketika fokus keberagamaan diarahkan pada kerja keras, kejujuran, dan tanggung jawab pribadi, kepercayaan sosial pun meningkat.

“Masyarakat mulai saling percaya, biaya pengawasan menurun, institusi bekerja lebih efisien, dan negara tidak perlu terlalu represif karena warganya mampu mengatur diri sendiri,” jelasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya