Berita

Ilustrasi logo OpenA (RMOL/Reni Erina)

Tekno

OpenAI Akan Uji Coba Iklan di ChatGPT Gratisan

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 14:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

OpenAI mengumumkan akan mulai menampilkan iklan di ChatGPT kepada sebagian pengguna di Amerika Serikat (AS), sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan di tengah besarnya biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan.

Dikutip dari Reuters, Sabtu 17 Januari 2026, OpenAI mengatakan pada Jumat, bahwa iklan akan diuji coba pada pengguna paket gratis dan paket Go, yakni paket berbiaya lebih rendah yang saat ini tengah diperluas ke berbagai negara. Iklan tersebut dijadwalkan mulai muncul dalam beberapa minggu ke depan dan akan ditempatkan secara terpisah dari jawaban yang dihasilkan ChatGPT.

"Kami berencana untuk menguji iklan di bagian bawah jawaban di ChatGPT ketika ada produk atau layanan bersponsor yang relevan berdasarkan percakapan Anda saat ini," kata perusahaan rintisan itu dalam sebuah pernyataan.


OpenAI menegaskan bahwa iklan yang ditampilkan tidak akan memengaruhi kualitas maupun isi jawaban ChatGPT. Selain itu, mereka memastikan tidak akan menampilkan iklan kepada pengguna di bawah usia 18 tahun. Percakapan pengguna juga tidak akan dibagikan kepada pengiklan atau pemasar. 

Sementara itu, pengguna dengan paket berlangganan Plus, Pro, Business, dan Enterprise dipastikan tidak akan melihat iklan sama sekali. OpenAI juga berencana untuk memblokir iklan agar tidak muncul terkait dengan topik sensitif, seperti kesehatan dan politik.

Kebijakan ini menandai perubahan besar bagi OpenAI, yang selama ini mengandalkan pendapatan dari sistem langganan. Langkah tersebut juga mencerminkan tekanan finansial yang dihadapi perusahaan, mengingat biaya besar untuk operasional pusat data dan persiapan menuju penawaran umum perdana saham (IPO) yang telah lama dinantikan.

Para analis menilai, iklan berpotensi membuka sumber pendapatan baru yang signifikan, mengingat ChatGPT saat ini memiliki sekitar 800 juta pengguna aktif mingguan. Meski demikian, langkah ini juga mengandung risiko. Iklan dikhawatirkan dapat mengganggu pengalaman pengguna dan mengikis kepercayaan terhadap produk.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya