Berita

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Gerindra Azis Subekti (RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Gerindra: Era Prabowo Tandai Kembalinya Peran Negara Lindungi Rakyat

SABTU, 17 JANUARI 2026 | 10:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai membawa paradigma baru bagi Indonesia. 

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menyatakan bahwa era ini menandai kembalinya peran aktif negara dalam melindungi kepentingan rakyat, terutama kelompok kecil dan rentan.

Menurut Azis, salah satu bukti nyata keberpihakan tersebut adalah kebijakan pemutihan utang bagi petani dan nelayan. Langkah ini dianggap sebagai upaya konkret negara untuk memutus rantai ketimpangan struktural yang selama ini membelenggu produktivitas masyarakat bawah.


“Negara tidak lagi sepenuhnya menarik diri sebagai pengatur prosedural, tetapi mulai kembali turun tangan dalam perkara-perkara dasar yang menentukan nasib rakyat kecil,” ujar Azis kepada wartawan, Sabtu 17 Januari 2026. 

Ia juga menyoroti langkah pemerintah dalam penertiban kawasan hutan, penutupan tambang ilegal, serta penyitaan hasil tambang sebagai bukti negara mulai menegakkan kedaulatan atas sumber daya alam.

Di sisi lain, pengalihan dana hasil sitaan korupsi untuk sektor pendidikan dinilai sebagai upaya memulihkan hak publik, bukan semata-mata menghukum pelaku kejahatan.

Respons cepat pemerintah terhadap bencana alam, serta kepemilikan perkampungan haji di Makkah, lanjut Azis, semakin menegaskan kehadiran negara dalam melindungi warganya, baik di dalam maupun di luar negeri.

“Indonesia kontemporer sedang mengalami fase rekonsolidasi negara. Bukan kembali ke negara yang represif, melainkan keluar dari kondisi negara yang terlalu lama ragu menggunakan kewenangannya untuk melindungi yang lemah dan mengatur yang kuat,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya