Berita

Menlu Selandia Baru, Winston Peters (Foto: RNZ)

Dunia

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 17:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Selandia Baru menutup sementara kedutaannya di Iran dan mengevakuasi seluruh staf diplomatik karena memburuknya situasi keamanan di negara tersebut pada Jumat, 16 Januari 2026.

"Staf diplomatik meninggalkan Iran dengan selamat menggunakan penerbangan komersial semalam," ungkap laporan Kementerian Luar Negeri Selandia Baru, seperti dimuat AFP.

Dikatakan bahwa kemampuan mereka untuk memberikan bantuan konsuler di Iran sangat terbatas, sehingga operasional kedutaan dialihkan sementara ke Ankara, Turki.


Masalah komunikasi yang parah membuat warga Selandia Baru sulit menghubungi keluarga dan teman, sehingga mereka dianjurkan untuk menghubungi kerabat kapan pun memungkinkan.

Kemlu Selandia Baru juga mengimbau warganya di Teheran agar segera meninggalkan Iran dan bagi yang berencana datang diminta untuk menunda perjalanan. 

"Kami terus menyarankan agar semua orang tidak melakukan perjalanan ke Iran. Warga Selandia Baru yang saat ini berada di negara itu sebaiknya segera meninggalkan Iran,” tambahnya.

Awal pekan ini, Inggris juga menutup sementara kedutaannya di Teheran, dengan seluruh staf dievakuasi.

Protes terhadap rezim dimulai di ibu kota Teheran pada akhir Desember, dipicu oleh kondisi ekonomi negara yang buruk, dan sejak itu telah menyebar ke seluruh negeri.

Presiden AS Donald Trump mengancam akan melakukan tindakan militer atas tanggapan keras Teheran terhadap protes tersebut.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya