Berita

Sekjen Partai Gema Bangsa, Muhammad Sopiyan (tengah) dalam konferensi pers di JCC, Jakarta Pusat pada Jumat, 16 Januari 2026 (RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Partai Gema Bangsa Deklarasi di JCC, Undang Seluruh Parpol

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 12:03 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Partai Gema Bangsa akan mengundang seluruh partai politik dalam acara deklarasi yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, pada Sabtu, 17 Januari 2026.

"Deklarasi ini bertepatan dengan ulang tahun partai dan dihadiri 100 persen pengurus di tingkat wilayah dan DPP. Kami mengundang seluruh parpol di Indonesia," kata Ketua Panitia, Joko Nugroho, dalam konferensi pers di JCC, Jumat, 16 Januari 2026.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Gema Bangsa, Muhammad Sopiyan, memastikan Presiden Prabowo Subianto tidak dapat hadir meski telah diundang.


"Soal kehadiran Pak Prabowo, kami sadar kami partai baru. Beliau tidak bisa hadir, tetapi deklarasi ini tetap menjadi komitmen kami kepada publik," ujar Sopiyan.

Partai Gema Bangsa secara resmi mendeklarasikan diri sebagai kekuatan politik baru melalui acara ini. Deklarasi menegaskan komitmen partai untuk menjadi wadah perjuangan politik yang menjunjung tinggi integritas, keadilan sosial, dan kemajuan bangsa.

Langkah ini juga menandai gerakan politik yang bertujuan mewujudkan Indonesia mandiri, berdaulat dalam pengambilan keputusan politik, ekonomi, dan pembangunan nasional.

"Dalam deklarasi ini, Partai Gema Bangsa memiliki tujuan mewujudkan Indonesia yang berkeadilan secara politik dan ekonomi melalui tiga visi besar, yaitu Indonesia Mandiri, Desentralisasi Politik, dan Indonesia Reborn," jelas Sopiyan.

Ketiga visi tersebut menjadi pedoman perjuangan Partai Gema Bangsa dalam membangun Indonesia yang dicita-citakan.

Rencananya, acara deklarasi akan dihadiri 514 pengurus daerah dan 1.124 pengurus dari seluruh Indonesia, tersebar di 38 provinsi.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya