Berita

Pasukan udara Amerika Serikat (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube The Economic Times)

Dunia

Sekutu Amerika di Teluk Minta Trump Batalkan Serangan ke Iran

JUMAT, 16 JANUARI 2026 | 08:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah negara sekutu Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Qatar, Turki, dan Oman, secara aktif mendesak Presiden AS Donald Trump agar tidak melancarkan serangan udara terhadap Iran.

Desakan ini muncul dari kekhawatiran bahwa langkah militer Washington berisiko memicu konflik besar dan berkepanjangan di kawasan Timur Tengah yang sudah rapuh secara politik dan keamanan.

Lobi diplomatik intensif dari negara-negara tersebut tampaknya berpengaruh. Pada Rabu malam, 14 Januari 2026, Trump memutuskan menunda rencana serangan militer untuk sementara waktu. Arab Saudi bahkan mengambil sikap tegas dengan menolak penggunaan wilayah udaranya untuk operasi militer AS, sebuah sinyal kuat bahwa negara-negara Teluk tidak ingin terseret dalam konflik langsung dengan Iran.


Dorongan untuk menahan diri juga disampaikan secara terbuka oleh para pejabat kawasan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, menegaskan pentingnya jalur diplomasi. “Tantangan besar di kawasan ini - baik tantangan internal maupun eksternal di berbagai negara - mengharuskan kita semua kembali ke meja perundingan," ujarnya, dikutip dari The Guardian, Jumat 16 Januari 2026.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyatakan harapannya agar ketegangan dapat diselesaikan tanpa perang.
“Mudah-mudahan Amerika Serikat dan Iran dapat menyelesaikan masalah ini di antara mereka sendiri, baik melalui mediator, pihak lain, maupun dialog langsung,” ujarnya.

Meski hubungan Iran dengan negara-negara Teluk masih diwarnai perbedaan tajam - terutama terkait dukungan Teheran terhadap kelompok proksi regional dan berbagai sengketa politik - dalam beberapa tahun terakhir terdapat tanda-tanda pemulihan hubungan diplomatik, khususnya antara Iran dan Arab Saudi. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bahkan aktif mengunjungi negara-negara Arab untuk memperbaiki hubungan yang sempat memburuk.

Di sisi lain, negara-negara Teluk juga semakin menyadari potensi Iran dalam mengganggu jalur pelayaran strategis di Teluk, yang sangat penting bagi perdagangan dan pasokan energi global. Namun, banyak negara di kawasan juga tidak menginginkan Iran runtuh atau terjerumus ke dalam kekacauan internal, karena hal itu justru bisa menciptakan instabilitas yang lebih luas di Timur Tengah.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya