Berita

Gajah di Taman Nasional Way Kambas. (Foto: RMOLLampung)

Nusantara

Objek Wisata TNWK Ditutup Sementara Buntut Gajah Masuk Perkebunan Warga

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 22:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Seluruh objek wisata alam di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur ditutup sementara mulai Jumat, 16 Januari 2026.

Penutupan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: SE.105/T.11/TU/HMS.01.08/B/01/2026 yang ditandatangani Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), MHR Zaidi. Meski demikian, penutupan tidak berlaku untuk kegiatan penelitian, magang, dan pendidikan.

Kebijakan ini diambil Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menyikapi peningkatan atensi masyarakat serta keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dalam penanganan dan penanggulangan konflik gajah liar.


"Seluruh personel difokuskan untuk pencegahan konflik gajah dan manusia. Kami terus berkoordinasi dengan para pihak agar permasalahan ini segera teratasi,” ujar MHR Zaidi diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Kamis, 15 Januari 2026.

Balai TNWK belum bisa memastikan sampai kapan penutupan sementara ini berlaku. Namun Zaidi memastikan penutupan tidak berkaitan dengan rencana program karbon di kawasan TN Way Kambas.

“Tidak ada kaitannya dengan rencana karbon,” tegasnya.

Pada Rabu, 31 Desember 2025, Kepala Desa Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Darusman tewas diserang gajah liar saat berupaya menghalau kawanan satwa agar tidak masuk ke permukiman dan perkebunan warga di dekat TNWK.

Sejumlah gajah liar Way Kambas tersebut masuk ke perkebunan warga karena sedang mencari makan. Aparat desa bersama petugas TNWK dan warga setempat pun berupaya menggiring kawanan gajah agar kembali masuk ke dalam kawasan hutan.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya