Berita

Ilustrasi (Dokumentasi RMOL)

Bisnis

IHSG Sesi I Bertahan di Zona Hijau, Bursa Asia Memerah

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 12:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi pertama perdagangan Kamis siang, 15 Januari 2026, dengan performa positif. Meski sempat berfluktuasi, indeks kebanggaan kita tetap melaju ke zona hijau.

Pada jeda siang ini, IHSG tercatat menguat 0,16 persen (naik 14,24 poin) ke level 9.046,83. 

Sejak pasar dibuka pagi tadi di level 9.032, indeks sempat menyentuh posisi tertingginya di angka 9.100 sebelum akhirnya sedikit melandai.


Kondisi pasar terlihat cukup berimbang dengan rincian; 351 saham menguat, 327 saham melemah, dan sisa saham lainnya stagnan.

Sektor keuangan menjadi primadona siang ini. Saham-saham big caps seperti BBRI (Bank Rakyat Indonesia) dan BMRI (Bank Mandiri), bersama dengan saham energi BUMI, tercatat sebagai saham dengan nilai transaksi paling aktif.

Sektor finansial dan barang konsumen siklikal menjadi motor penggerak indeks, sementara sektor industri mengalami tekanan cukup dalam.

Indeks saham unggulan siang ini, LQ45, naik 0,57 persen dan IDX30 menguat 0,63 persen. Sebaliknya, indeks syariah JII justru terkoreksi tipis 0,56 persen.

Beberapa saham mencatatkan kenaikan yang sangat signifikan hingga menyentuh batas atas. Inilah Top Gainers Sesi I:

1.  BELL (Trisula Textile) melesat 34,15 persen ke level 110
2.  ESTI (Ever Shine Tex) menguat 34,04 persen ke level 189
3. INOV (Inocycle Technology) tumbuh 29,41 persen ke level 176
4. ACRO (Samcro Hyosung) terangkat 28,74 persen ke level 112


Rupiah dan Bursa Regional Asia

Di tengah penguatan IHSG, mata uang Rupiah terpantau sedikit melemah terhadap Dolar AS. Mengutip data Bloomberg, Rupiah terkoreksi 14 poin (0,08 persen) ke posisi Rp16.879 per Dolar AS.

Sementara itu, bursa saham di kawasan Asia mayoritas terpantau memerah pada tengah hari ini:

Nikkei 225 (Jepang) turun 0,83 persen
Hang Seng (Hong Kong) turun 0,68 persen 
SSE Composite (China) turun 0,70 persen
Straits Times (Singapura) turun 0,16 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya