Berita

Presiden Prabowo Subianto di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presisi

Pertemuan Presiden dan Guru Besar Jadi Sarana Tukar Gagasan

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 12:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026. 

Langkah presiden ini diapresiasi Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lalu Hadrian Irfani.

“Langkah Presiden Prabowo ini patut diapresiasi. Rektor dan guru besar adalah pilar utama pendidikan tinggi. Kemajuan dan kualitas perguruan tinggi kita sangat ditentukan oleh peran mereka,” ujar Lalu Hadrian.


Pertemuan ini diharapkan menghasilkan solusi kongkret terhadap problem pendidikan tinggi di Indonesia terutama tingginya Uang Kuliah Tunggal (UKT). 

Para rektor dan guru besar memiliki peran yang sangat strategis dalam memajukan pendidikan tinggi nasional. Kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, bergantung pada pemikiran, kebijakan, serta kepemimpinan akademik mereka. 
“Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi Presiden Prabowo untuk menyampaikan gagasan dan visi besarnya dalam memajukan pendidikan tinggi di Indonesia,” ujarnya. 

Legislator asal Dapil NTB II itu menilai pertemuan tersebut juga bisa membuka ruang dialog bagi para rektor dan guru besar untuk menyampaikan ide, gagasan, serta masukan konstruktif kepada pemerintah. 

“Melalui pertemuan ini, terjadi komunikasi dua arah. Presiden bisa menyampaikan arah kebijakan pendidikan tinggi, sementara para rektor dan guru besar dapat memberikan masukan berbasis keilmuan dan pengalaman akademik,” jelasnya.

Lalu Hadrian juga berharap Presiden Prabowo dapat mendengar serta mewujudkan ide dan gagasan yang disampaikan para akademisi, sehingga kualitas pendidikan tinggi di Indonesia dapat terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat global.

“Pertemuan ini jangan hanya sekali. Akan lebih baik jika menjadi forum rutin, karena masukan dan gagasan para rektor dan guru besar sangat penting untuk merumuskan kebijakan pendidikan tinggi yang berkelanjutan,” pungkas Lalu Hadrian.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Posko Kesehatan PLBN Skouw Beroperasi Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:03

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

Kapolri: 411 Jembatan Dibangun di Indonesia, Polda Riau Paling Banyak

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:47

Gibran Salat Id dan Halal Bihalal di Jakarta Bersama Prabowo

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:30

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Medali Emas Tembus Rp1 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05

Gibran Pantau Arus Mudik dari Command Center Jasa Marga

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:47

Pengusaha Kapal Minta SKB Lebih Fleksibel Atur Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:38

Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Ditunda Imbas Perang Iran

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:25

Bias Layar: Serangan Aktivis KontraS Ancaman Demokrasi dan HAM

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:10

Istana Sebar Surat Edaran, Larang Menteri Open House Lebaran Mewah

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:06

Selengkapnya