Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Undang 1.200 Rektor dan Guru Besar ke Istana, Bahas Apa?

KAMIS, 15 JANUARI 2026 | 09:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengundang sekitar 1.200 rektor dan guru besar dari perguruan tinggi negeri maupun swasta ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis pagi, 15 Januari 2026. 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa dalam agenda tersebut Presiden akan berdialog secara langsung dengan ribuan rektor dan guru besar terkait peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung agenda besar nasional.

"Kurang lebih 1.200 guru besar yang hari ini akan berdiskusi bersama dengan Bapak Presiden. Betul-betul kita ingin menjadikan pendidikan, karena memang kita pahami pendidikan adalah salah satu fondasi dan faktor kunci," ujarnya kepada awak media.


Prasetyo mengungkapkan sejumlah pembahasan konkret yang akan disampaikan Presiden kepada para rektor dan guru besar, termasuk persoalan krusial di sektor kesehatan dan pendidikan tinggi.

“Misalnya berkenaan dengan bagaimana kita mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter kita, yang berdasarkan data kita masih kekurangan hampir di atas 100 ribuan,” paparnya.

Selain itu, Presiden juga bakal menyoroti peningkatan kualitas universitas, mulai dari kualitas dosen, sarana dan prasarana, hingga beban operasional perguruan tinggi.

Ia menambahkan, pemerintah tengah mencari skema agar perguruan tinggi dapat berkembang dan berkualitas tanpa membebani masyarakat secara finansial.

“Karena kita menyadari bahwa sesungguhnya amanat konstitusi, kita harus mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan salah satunya ya melalui pendidikan di tingkat universitas,” pungkas Mensesneg.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya