Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Netty Prasetiyani Aher (Foto: Dokumen situs DPR RI)

Politik

Komisi IX DPR Desak Kemenkes Edukasi Masyarakat Terkait Isu Superflu

RABU, 14 JANUARI 2026 | 10:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Maraknya isu superflu di tengah masyarakat mendorong Komisi IX DPR RI meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memberikan edukasi dan literasi kesehatan yang akurat. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat tidak panik dan keliru dalam mengambil tindakan.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Netty Prasetiyani Aher, kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).

“Terkait isu superflu yang saat ini banyak beredar, kami meminta Kementerian Kesehatan untuk melakukan edukasi dan literasi kesehatan kepada masyarakat. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu panik dan tidak melakukan hal-hal yang tidak diperlukan,” ujar Netty.


Menurut Netty, masyarakat perlu dibekali pemahaman yang benar mengenai cara menjaga kesehatan, mengenali gejala flu, serta mengetahui kapan dapat melakukan penanganan mandiri dan kapan harus mendapatkan layanan di fasilitas kesehatan.

“Yang terpenting, masyarakat mampu menjaga kesehatannya dan memahami tata laksana ketika mengidap flu, termasuk mengetahui kapan harus memperoleh layanan di fasilitas kesehatan,” jelas legislator PKS tersebut.

Lebih lanjut, Netty juga mendorong fasilitas kesehatan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan untuk aktif melakukan upaya promotif dan preventif, sekaligus menjadi sumber informasi yang kredibel bagi masyarakat.

“Kami mendorong fasilitas kesehatan untuk memberikan informasi yang benar dan menenangkan terkait superflu, agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya