Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL/Erin)

Politik

APBN Harus Dikelola Disiplin di Tengah Ketidakpastian Global

RABU, 14 JANUARI 2026 | 09:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus dikelola dengan disiplin dan berkelanjutan guna menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. 

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menegaskan defisit anggaran harus tetap dikendalikan sesuai dengan batas yang telah ditetapkan dalam undang-undang. Menurutnya, meskipun defisit APBN 2025 tercatat mendekati ambang batas maksimal, posisinya masih berada dalam koridor yang aman secara hukum.

“Defisit APBN 2025 berada di angka 2,92 persen terhadap PDB. Ini memang mendekati batas 3 persen, namun masih sesuai dengan ketentuan undang-undang. Ke depan, pemerintah dan DPR harus memastikan defisit tetap terjaga,” ujar Anis lewat keterangan resminya di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.


Sebagai Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, ia menekankan, DPR RI akan menjalankan fungsi pengawasan secara konsisten untuk memastikan APBN 2026 disusun dan dilaksanakan sesuai target yang telah disepakati dalam Undang-Undang APBN. Lewat disiplin fiskal, menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik dan stabilitas ekonomi.

Anis pun menilai belanja negara ke depan harus semakin diarahkan pada program-program prioritas yang memiliki dampak langsung terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjaga daya beli di tengah tekanan ekonomi global. 

“Belanja pemerintah harus fokus, efektif, dan tepat sasaran, terutama untuk menjaga daya beli masyarakat. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi tetap bisa terjaga,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan penerimaan negara, khususnya dari sektor perpajakan. Maka dari itu, sebutnya, DPR RI mendorong pemerintah untuk meningkatkan kinerja pengelolaan pajak secara optimal, adil, dan berkelanjutan tanpa menghambat aktivitas ekonomi.

Selain aspek penerimaan, Anis juga mengingatkan pemerintah agar memperhatikan tren peningkatan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Menurutnya, strategi pembiayaan harus disusun secara cermat agar tidak membebani fiskal dalam jangka panjang.

Dalam kondisi ekonomi global yang masih berfluktuasi, ia mendukung pemerintah untuk menyusun kebijakan fiskal yang adaptif dan antisipatif. Baginya, sinergi antara pemerintah dan DPR RI dinilai sangat penting untuk memastikan APBN tetap menjadi instrumen stabilisasi ekonomi.

Di sisi lain, Anis mengapresiasi peran aktif masyarakat untuk mendukung keuangan negara melalui kepatuhan membayar pajak. Kontribusi masyarakat, tekannya, menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan nasional.




Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya