Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Ingin SMA Taruna Nusantara Cetak Pemimpin Jujur dan Anti Korupsi

RABU, 14 JANUARI 2026 | 09:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menaruh harapan besar pada SMA Taruna Nusantara sebagai lembaga pendidikan yang mampu melahirkan pemimpin berintegritas dan anti korupsi. 

Harapan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan kampus terbaru SMA Taruna Nusantara Malang, Selasa, 13 Januari 2026. 

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara menegaskan bahwa SMA Taruna Nusantara memikul tanggung jawab besar dalam menyiapkan calon pemimpin masa depan. 


Karena itu, Prabowo meminta seluruh pimpinan lembaga, kepala sekolah, hingga para pendidik menjadikan nilai kejujuran sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan.

"Kita ingin menanamkan akhlak, kita ingin menanamkan kepribadian yang baik, yang bersih, menjadi pemimpin-pemimpin yang jujur, pemimpin-pemimpin yang tidak akan korupsi, pemimpin-pemimpin yang akan berbuat yang terbaik untuk rakyat dan bangsanya," ungkap Prabowo.

Selain penanaman nilai moral, Prabowo juga menyoroti pentingnya pendekatan pendidikan yang inovatif serta berorientasi pada pembinaan dan pengembangan potensi peserta didik. 

Ia menyatakan keyakinannya bahwa SMA Taruna Nusantara akan terus melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

"Karena sejak tahun 1990 sampai sekarang, terbukti bahwa kader-kader lulusan TN telah membuktikan diri menonjol di tingkat nasional. Bahkan di kabinet yang saya pimpin, tadi sudah saya sebut alumni-alumninya. Saya kira cukup banyak lulusan TN (Taruna Nusantara) di tier 1 dan di tier yang selanjutnya juga mulai muncul kader-kader tersebut," lanjutnya.

Lebih jauh, Prabowo menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen strategis dalam pembangunan nasional. 

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berperan dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas, tetapi juga menjadi pilar utama kesejahteraan, demokrasi, dan upaya pengentasan kemiskinan, yang harus berjalan beriringan dengan sektor kesehatan.

“Pendidikan adalah instrumen pembangunan. Pendidikan adalah instrumen kesejahteraan. Pendidikan adalah instrumen demokrasi. Pendidikan dan kesehatan adalah instrumen untuk menghilangkan kemiskinan,” ujar Prabowo.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya