Berita

Tersangka pencemaran nama baik terkait isu ijazah Jokowi, Eggi Sudjana.(Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

RABU, 14 JANUARI 2026 | 03:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tersangka pencemaran nama baik terkait isu ijazah, Eggi Sudjana memastikan tidak pernah meminta maaf kepada mantan Presiden Joko Widodo alias dalam pertemuannya bersama Damai Hari Lubis di kediaman Jokowi di Gang Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis sore, 8 Januari 2026.

Hal ini disampaikan pengacara Roy Suryo cs, Refly Harun saat membacakan percakapan antara Eggi Sudjana dengan Benny Parapat di aplikasi pesan WhatsApp yang dibacakan dalam program Rakyat Bersuara bertajuk Babak Baru, Tudingan ‘Orang Besar’ Ijazah Jokowi di iNews, dikutip Rabu 14 Januari 2026.

"Demi Allah BES (Bang Eggi Sudjana) menolaknya (minta maaf), hingga gagal lah deal tersebut," kata  kata Refly saat membacakan isi pesan WhatsApp.


Deal yang dimaksud adalah Jokowi menjanjikan proyek triliunan asal Eggi Sudjana mau meminta maaf atas kegaduhan ijazah palsu.

Dalam pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, lanjut Refly, ada dua orang saksi yakni polisi aktif dan dua orang relawan Jokowi.

"Tapi oleh termul digoreng beritanya bahwa BES dan DHL (Damai Hari Lubis) minta maaf," sambung Refly membacakan isi pesan. 

Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis menolak minta maaf dalam pertemuan tersebut, karena hingga detik ini Jokowi tidak memiliki ijazah asli.

"Terutama ijazah SMA. Dan dalam pertemuan tersebut juga tidak ditunjukkan ijazah aslinya. Ini yang paling penting dan mendasar," kata Refly membacakan isi pesan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya