Berita

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 titik Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. (Foto: Setpres)

Politik

166 Sekolah Rakyat Memutus Rantai Kemiskinan

SELASA, 13 JANUARI 2026 | 23:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Peresmian operasional 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi oleh Presiden Prabowo Subianto, bukan sekadar penambahan infrastruktur pendidikan, melainkan langkah strategis negara untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang benar-benar inklusif.

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris mengatakan, lewat Sekolah Rakyat, negara tidak lagi hanya menyediakan bangku sekolah, tetapi hadir secara menyeluruh untuk memastikan anak-anak dari keluarga prasejahtera dapat belajar tanpa dibebani persoalan biaya, jarak, dan kebutuhan dasar. 

Penyediaan asrama, makan, seragam, serta perlengkapan sekolah di Sekolah Rakyat, menjadikan ruang kelas sebagai ruang pembebasan bagi anak-anak yang selama ini terhambat oleh kondisi ekonomi.


“Sekolah Rakyat adalah wujud nyata keberpihakan negara kepada kelompok paling rentan," kata Fahira melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa 13 Januari 2026.

Aktivis perempuan ini menekankan bahwa kemiskinan di Indonesia bersifat sistemik dan sering diwariskan. Anak-anak dari keluarga miskin tidak hanya menghadapi keterbatasan ekonomi, tetapi juga kekurangan gizi, lingkungan belajar, dan dukungan sosial. 

Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi intervensi negara yang sangat relevan karena menghadirkan pendidikan yang utuh yakni pengajaran dan juga pemenuhan kebutuhan dasar dan penguatan martabat.

Fahira juga mengapresiasi sebaran Sekolah Rakyat yang menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah 3T. Menurutnya, langkah ini menegaskan bahwa pembangunan kualitas sumber daya manusia tidak boleh eksklusif. 

“Anak-anak di Banjarbaru, Merauke, Maluku, hingga Nusa Tenggara memiliki hak yang sama untuk bermimpi besar dan berkompetisi," kata Fahira.

Sebelumya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 titik Sekolah Rakyat pada Senin 12 Januari 2026. Peresmian dipusatkan di Sekolah Rakyat terpadu (SRT) 9 Banjarbaru yang ada di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya